[email protected] 0251-8240773
Informasi

Pentingnya Masa Golden Age Anak di Era Digital

Ditulis Dalam Rangka Memperingati Hari Anak Internasional
Oleh: Mega Milenia Vebriyanti
(Mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Universitas Djuanda Bogor)

 

01 Juni 2022 disepakati oleh banyak negara sebagai The International Day For Protection of Children yaitu Hari Internasional untuk perlindungan anak-anak. Digagas oleh Women?s International Democratic Federation selama kongres 1949 yang diadakan di Moskow, perayaan pertamanya berlangsung pada tanggal 01 Juni 1950.

Peringatan ini ditujukan untuk menghormati anak-anak dan meningkatkan kesadaran pada hak anak-anak. Komitmen konferensi dunia dalam Hari Anak Internasional saat itu adalah setiap negara mengakui hak-hak anak tanpa memandang ras, warna kulit, jenis kelamin, agama, kebangsaan, dan kondisi ekonomi sosial. Anak berhak mendapatkan kasih sayang, makanan yang memadai, perawatan medis, pendidikan, dan perlindungan.

Pada generasi milenial ini, dunia tengah memasuki revolusi digital atau industrialisasi ke-empat. Terjadi perkembangan teknologi yang sangat pesat dan kehidupan manusia dipermudah dengan adanya teknologi yang serba canggih. Perkembangan era digital terus berjalan cepat dan tidak bisa dihentikan oleh manusia. Manusia hanya bisa berkembang, menyesuaikan diri, serta memanfaatkan kemajuan zaman ini agar bisa menghadapinya dengan baik. Penggunaan internet akan mengubah pola kehidupan manusia baik dari anak kecil maupun remaja sampai dewasa. Tentunya kemajuan teknologi di era digital ini diiringi dengan dampak negatif maupun positif, terkhusus pada anak.

Pada era ini pemanfaatan teknologi secara baik menjadi kunci utama terbentuknya nilai karakter dalam diri anak. Sebaliknya, turunnya moral serta karakter pada anak adalah karena adanya penyimpangan penggunaan teknologi internet yang berlebihan.

Setiap anak memiliki periode keemasan atau golden age dalam masa tumbuh kembangnya. Periode keemasan ini terjadi ketika anak berumur 0-5 tahun. Usia ini merupakan fase awal tahap tumbuh kembang anak dan akan berpengaruh pada fase selanjutnya. Momen ini sangat penting dan akan mempengaruhi pembentukan kepribadian anak, karena pada masa ini anak sedang kritis-kritisnya.

Pada era ini, orangtua harus semakin pintar dalam mendampingi serta mengawasi tumbuh kembang anak terutama pada masa golden age. Era yang serba canggih dan praktis ini kadang membuat orangtua lalai dalam mengawasi tumbuh kembang anak. Anak dibiarkan memainkan ponsel terlalu lama, sehingga membuat mereka kecanduan ponsel sejak dini. Mulanya orangtua memberikan ponsel kepada anak agar anak anteng sendiri dan tidak mudah menangis sehingga orangtua dapat mengerjakan pekerjaan mereka dengan tenang, namun selanjutnya anak marah dan menangis saat tidak diberikan ponsel, sehingga orangtua tidak memiliki pilihan lain selain kembali memberikan ponsel tersebut kepada anak. Kemudian akhirnya anak terbiasa memainkan ponsel, bahkan pada masa golden age-nya, sehingga orangtua melewatkan banyak tahapan pada masa terpenting dalam tumbuh kembang anak. 

Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Era digital dapat memicu perkembangan tumbuh kembang anak ke arah yang positif apabila orangtua atau orang yang lebih dewasa di lingkungannya dapat memberi batasan serta stimulus yang seimbang pada anak.

Era digital adalah kemajuan bagi peradaban manusia, dampak positif atau negatif yang terjadi pada anak ada dalam kontrol manusia itu sendiri. Era ini membuat beberapa hal menjadi lebih efisien dan praktis, namun tumbuh kembang anak adalah sebuah hal yang berbeda. Tidak bisa dilalui dengan cara yang praktis demi menumbuhkan karakter serta tumbuh kembang yang optimal. Anak pada periode golden age di tengah era digital yang mulai mengental membutuhkan perhatian serta strategi khusus dari orang dewasa di sekitarnya terkhusus orangtua.

Selamat Hari Anak Internasional, mari ciptakan kondisi sosial yang positif sehingga efektif untuk masa tumbuh kembang anak yang optimal.