Penugasan Resmi Berakhir, Rangkaian Kegiatan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 5 Kabupaten Bogor Ditutup Secara Simbolis
Setelah kurang lebih 4 bulan berlalu, masa penugasan para mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 5 untuk wilayah Kabupaten Bogor Jawa Barat resmi berakhir. Berakhirnya masa penugasan para mahasiswa ini ditutup secara simbolis dengan acara penarikan mahasiswa secara daring melalui platform Zoom Cloud Meeting, pada Senin (12/06/2023). Kegiatan penarikan ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yakni Kepala Sie. Kurikulum dan Kelembagaan Dra. Susilawati, MM, para Dosen Pembimbing Lapang (DPL), para mahasiswa, serta para perwakilan sekolah mitra program Kampus Mengajar Angkatan 5 di wilayah Kabupaten Bogor.
Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P selaku Koordinator DPL Tim Program Kampus Mengajar Kabupaten Bogor menuturkan, program Kampus Mengajar yang diikuti oleh para mahasiswa diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman yang memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat, khususnya dalam aspek pendidikan di daerah yang perlu menjadi perhatian.
“16 pekan ini para mahasiswa telah menjalani kampus mengajar dengan canda, tawa, seru dan haru. Mereka dituntut untuk bisa membuat program yang mendukung bagaimana caranya meningkatkan literasi, numerasi, maupun digitalisasi yang itu sangat dibutuhkan oleh peserta didik di lapangan. Mahasiswa selaku agent of change, diharapkan bisa memberikan dampak dan manfaat yang baik. Sesuai hadist, sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tutur Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P yang juga merupakan Ketua Program studi Administrasi Publik Universitas Djuanda (UNIDA) dalam sambutannya.
Pada kesempatan ini, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P mewakili DPL Kampus Mengajar Angkatan 5 juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya kepada Kemendikbudristek yang telah menginisiasi program Kampus Mengajar dan kepada Dinas Kabupaten Bogor yang secara penuh memfasilitasi kelancaran rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, serta kepada pihak sekolah yang ikut serta menyukseskan program Kampus Mengajar.
“Mewakili para DPL, mudah-mudahan dengan program ini bisa memberikan dampak yang baik dan poisitif, khususnya bagi peserta didik di wilayah Kabupaten Bogor, sejalan dengan program pancakarsa untuk membangun Kabupaten Bogor yang cerdas, yang lebih maju ke depannya,” ujar Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Kepala Sie. Kurikulum dan Kelembagaan Dra. Susilawati, MM mengungkapkan bahwasanya kehadiran mahasiswa melalui program Kampus Mengajar ini sangat dirasakan manfaatnya. Di wilayah Kabupaten Bogor, terdapat lebih dari 1.500 Sekolah Dasar (SD) dan lebih dari 700 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Oleh karena itu, hadirnya para mahasiswa dalam program Kampus Mengajar turut andil sebagai upaya bersama mencerdaskan peserta didik di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kehadiran mahasiswa betul-betul sangat kami butuhkan. Bagaimana para mahasiswa ini berbagi ilmu, tidak hanya kepada anak-anak didik di sekolah, tetapi juga sekaligus untuk guru-gurunya. Tentu hal ini menjadi upaya dan ikhtiar kita bersama agar pendidikan di Kabupaten Bogor semakin baik dan semakin maju,” ungkap Dra. Susilawati, MM.
"Berdasarkan analisis hasil AKM diketahui bahwa program Kampus Mengajar memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan literasi dan numerasi di wilayah kabupaten Bogor," tutur Dr. La Ode Amril, M.Pd.
Salah satu perwakilan peserta Kampus Mengajar Angkatan 5 dari UNIDA, Rasya Qotrunada mengatakan, terkait dengan program ini banyak hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dalam prosesnya di lapangan. Para mahasiswa dapat berkreasi dan berinovasi untuk bagaimana meningkatkan literasi, numerasi serta pemahaman digitalisasi peserta didik di sekolah. Hal ini menjadi pengalamannya yang sangat berharga.
“Setelah mengikuti program Kampus Mengajar ini saya mendalami peran sebagai seorang guru yang harus memahami karakter peserta didik berbeda-beda. Selain itu, melalui program ini juga saya mendapat teman baru dari berbagai jurusan dan universitas. Untuk itu, pesan bagi mahasiswa lain ayo ikut program ini karena akan ada banyak sekali pengalaman yang didapat. Semoga dapat berlanjut dan semakin banyak sekolah sasaran, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor yang membutuhkan program ini,” ungkap Rasya Qotrunada yang ditempatkan di SDN Ciadeg 02, Kp. Nagrog, Kecamatan Cigombong.