[email protected] 0251-8240773
Berita

Percepat Implementasi Program Pembelajaran Mahasiswa di Luar Perguruan Tinggi, FAPERTA UNIDA adakan FGD

Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan focus group discussion (FGD) Pengembangan Kurikulum Program Studi Agroteknologi pada (21/10/2022), kegiatan ini dilaksanakan untuk mempercepat implementasi program pembelajaran mahasiswa di luar perguruan tinggi yang sedang berjalan di Universitas Djuanda. Hadir sebagai narasumber Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Aal Lukmanul Hakim, SH., MH, Dr. La Ode Amril, M. Pd. Selaku Kepala Biro Pembelajaran serta Dr.(Agr)Nunun Barunawati, SP., MP.

Program dari Ditbelmawa Dikti ini untuk akselerasi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, kolaboratif bekerjasama dengan mitra menuju center of excellence. Pada pelaksanaan kegiatan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama berupa Pengembangan Kurikulum, meliputi tiga aktivitas, yaitu Pengembangan Kurikulum Prodi Agroteknologi dalam Rangka Mendukung Implementasi Program Pembelajaran Mahasiswa di Luar Perguruan Tinggi, Penyusunan Dokumen Prosedur Operasional Baku (POB) Beberapa Alternatif Pengakuan Kredit di Prodi Agroteknologi  serta FGD dan Pendampingan Pengembangan Kurikulum Prodi Agroteknologi. 

Sedangkan untuk tahap kedua berupa Penyusunan Dokumen Rencana Implementasi Pembelajaran di Luar Perguruan Tinggi, dengan aktivitas berupa Pengembangan Model Kerja Sama Kurikulum dengan Mitra-mitra Prodi Agroteknologi dalam Menyusun Rencana Implementasi Pembelajaran di Luar Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Dr. Yudi Wahyudin, S. Pi., M. Si menyatakan pengembangan kurikulum adalah salah satu bagian yang penting untuk berevolusi dalam kurikulum berbasis teknologi.

“Fenomena lahan yang menyangkut beberapa aspek yaitu properti lain, open akses publik, diharapkan mahasisiwa AGT dapat melihat fenomena sebagai sebuah tantangan. Pengetahuan terkait kesesuaian lahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dikurikulum, serta basis sumber daya manusia untuk menjadi owner atau skill yang bisa dikembangkan. Pemnafaatan penting lihat pola subsisten yang tradisional atau modern ata industry untuk membentuk upaya kombinasi teknologi konvensional, model atau kolaboratif (smart farming, pertanian tanaman pangan dikolaborasi). Adaptasi mahasiswa agar menyadari untuk membangun pertanian besar berhubungan dengan pola adaptasi,” ujarnya.

Kepala program studi Agroteknologi Yuliawati, SP., M. Si menginformasikan bahwa Prodi AGT mendapat hibah CoE (center of excellent).

“Dalam rangka merdeka belajar kampus merdeka untuk dapat mengembangkan kurikulum, beberapa bulan ini sedang mencoba melakukan pengembangan dan mengakomodasi SKS pada kurikulum yang dapat diambil diluar perguruan tinggi (PT). Beberapa penyesuaian mata kuliah wajib yang dipindah ke pilihan dan ada mata kuliah pilihan baru. Pegembangan ini berkolaborasi dengan 8 mitra yang sudah menandatangani MOU dan MoA beberapa yang sedang proses dan sebagian kegiatan sudah berjalan. Alternative rekognisi dilakukan secara struktur form dan hybrid,” jelasnya.

Senada dengan Ka. Prodi AGT Wakil Rektor 1 Bidang Kemahasiswaan dan Akademik menyatakan hibah tidak dilihat dari segi nilai namun perlu dipikirkan output dari pengembangan kurikulum yang adaptif. WR I  juga menjelaskan berbagai Kebijakan Program MBKM di Lingkungan Universitas Djuanda.

“Secara hukum MBKM terdapat diperaturan menteri, proses utama MBKM adalah pembinaan, pembelajaran, pencetakan karakter mahasiswa. Salah satu program dari kebijakan MBKM adalah hak belajar tiga semester diluar program studi. Pada tahun 2020 Unida masuk peringkat 70 nasional PT akademik non vokasi. Pada tahun 2021 unida terdapat pada klaster utama peringkat 49 (kinerja penelitian). Pada tahun 2021 unida berada di klaster bagus peringkat 40 (kinerja PKM) dan pada IKU MBKM unida berada di klaster 1 ungggulan MBKM peringkat 13,” jelas Wakil Rektor 1.

Pada sesi penyampaian materi Dr. La Ode Amril, M. Pd memaparkan perkembanan Program MBKM di UNIDA serta Dr.agr Nunun Barunawati, SP., MP. menyampaikan materi tentang Pengembangan Kurikulum yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif, serta telaah Dokumen Kurikulum dan POB Alternatif Pengakuan Kredit serta telaah Dokumen Rencana Implementasi Pembelajaran di Luar Perguruan Tinggi Bersama Mitra Prodi.