Percepat Implementasi Program Pembelajaran Mahasiswa di Luar Perguruan Tinggi, FAPERTA UNIDA adakan FGD
Fakultas
Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan focus group discussion (FGD)
Pengembangan Kurikulum Program Studi Agroteknologi pada (21/10/2022), kegiatan
ini dilaksanakan untuk mempercepat implementasi program pembelajaran mahasiswa
di luar perguruan tinggi yang sedang berjalan di Universitas Djuanda. Hadir
sebagai narasumber Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Aal
Lukmanul Hakim, SH., MH, Dr. La Ode Amril, M. Pd. Selaku Kepala Biro
Pembelajaran serta Dr.(Agr)Nunun Barunawati, SP., MP.
Program
dari Ditbelmawa Dikti ini untuk akselerasi pengembangan kurikulum pendidikan
tinggi yang inovatif, adaptif, kolaboratif bekerjasama dengan mitra menuju center of excellence. Pada pelaksanaan
kegiatan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama berupa Pengembangan Kurikulum,
meliputi tiga aktivitas, yaitu Pengembangan Kurikulum Prodi Agroteknologi dalam
Rangka Mendukung Implementasi Program Pembelajaran Mahasiswa di Luar Perguruan
Tinggi, Penyusunan Dokumen Prosedur Operasional Baku (POB) Beberapa Alternatif
Pengakuan Kredit di Prodi Agroteknologi
serta FGD dan Pendampingan Pengembangan Kurikulum Prodi
Agroteknologi.
Sedangkan
untuk tahap kedua berupa Penyusunan Dokumen Rencana Implementasi Pembelajaran
di Luar Perguruan Tinggi, dengan aktivitas berupa Pengembangan Model Kerja Sama
Kurikulum dengan Mitra-mitra Prodi Agroteknologi dalam Menyusun Rencana
Implementasi Pembelajaran di Luar Perguruan Tinggi.
Dalam
sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Dr. Yudi Wahyudin, S. Pi., M. Si
menyatakan pengembangan kurikulum
adalah salah satu bagian yang penting untuk berevolusi dalam kurikulum berbasis
teknologi.
“Fenomena
lahan yang menyangkut beberapa aspek yaitu properti lain, open akses publik, diharapkan mahasisiwa AGT dapat melihat fenomena
sebagai sebuah tantangan. Pengetahuan terkait kesesuaian lahan menjadi bagian
yang tidak terpisahkan dikurikulum, serta basis sumber daya manusia untuk
menjadi owner atau skill yang bisa dikembangkan.
Pemnafaatan penting lihat pola subsisten yang tradisional atau modern ata
industry untuk membentuk upaya kombinasi teknologi konvensional, model atau
kolaboratif (smart farming, pertanian
tanaman pangan dikolaborasi). Adaptasi mahasiswa agar menyadari untuk membangun
pertanian besar berhubungan dengan pola adaptasi,” ujarnya.
Kepala
program studi Agroteknologi Yuliawati, SP., M. Si menginformasikan bahwa Prodi
AGT mendapat hibah CoE (center of
excellent).
“Dalam
rangka merdeka belajar kampus merdeka untuk dapat mengembangkan kurikulum,
beberapa bulan ini sedang mencoba melakukan pengembangan dan mengakomodasi SKS
pada kurikulum yang dapat diambil diluar perguruan tinggi (PT). Beberapa
penyesuaian mata kuliah wajib yang dipindah ke pilihan dan ada mata kuliah
pilihan baru. Pegembangan ini berkolaborasi dengan 8 mitra yang sudah
menandatangani MOU dan MoA beberapa yang sedang proses dan sebagian kegiatan
sudah berjalan. Alternative rekognisi dilakukan secara struktur form dan hybrid,” jelasnya.
Senada
dengan Ka. Prodi AGT Wakil Rektor 1 Bidang Kemahasiswaan dan Akademik menyatakan
hibah tidak dilihat dari segi nilai namun perlu dipikirkan output dari pengembangan kurikulum yang adaptif. WR I juga menjelaskan berbagai Kebijakan Program
MBKM di Lingkungan Universitas Djuanda.
“Secara
hukum MBKM terdapat diperaturan menteri, proses utama MBKM adalah pembinaan,
pembelajaran, pencetakan karakter mahasiswa. Salah satu program dari kebijakan
MBKM adalah hak belajar tiga semester diluar program studi. Pada tahun 2020
Unida masuk peringkat 70 nasional PT akademik non vokasi. Pada tahun 2021 unida
terdapat pada klaster utama peringkat 49 (kinerja penelitian). Pada tahun 2021
unida berada di klaster bagus peringkat 40 (kinerja PKM) dan pada IKU MBKM
unida berada di klaster 1 ungggulan MBKM peringkat 13,” jelas Wakil Rektor 1.
Pada
sesi penyampaian materi Dr. La Ode Amril, M. Pd memaparkan perkembanan Program
MBKM di UNIDA serta Dr.agr Nunun Barunawati, SP., MP. menyampaikan materi
tentang Pengembangan Kurikulum yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif, serta telaah
Dokumen Kurikulum dan POB Alternatif Pengakuan Kredit serta telaah Dokumen
Rencana Implementasi Pembelajaran di Luar Perguruan Tinggi Bersama Mitra Prodi.