Pererat Silaturahmi dan Diskusi Program Beasiswa, Anggota Komisi X DPR RI Kunjungi UNIDA
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia lakukan kunjungan ke Universitas Djuanda (UNIDA). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung A UNIDA pada Senin, 13
November 2023.
Pertemuan
ini dihadiri oleh Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H,
Direktur Eksekutif Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia
(YPSPIAI), Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, Rektor UNIDA, Prof.
Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D, para Wakil Rektor UNIDA beserta jajaran, Anggota
DPR RI Komisi X Dr. H. Fahmy Alaydroes, M.M., M.Ed, Anggota Komisi 1 DPRD Kab. Bogor, Dedi Aroza, M. Si, H. Wasto, S.Hut
dan H. Haris Faisal, S. H selaku anggota.
Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin
Roestamy, S.H., M.H menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya ke
kampus UNIDA. Semoga dengan pertemuan ini dapat memberikan banyak manfaat dan
diharapkan dengan silaturahmi ini dapat banyak memberikan dampak positif baik
bagi UNIDA maupun bagi Komisi X DPR RI.
“Semoga silaturahmi ini dapat terus
berkelanjutan. Pertemuan kali ini membahas mengenai beasiswa untuk masyarakat agar
dapat berkuliah di perguruan tinggi termasuk berkuliah di UNIDA karena beasiswa
dapat banyak memberikan dampak nyata bagi peningkatan SDM di Indonesia,”
ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Dr.
H. Fahmy Alaydroes, M.M., M.Ed menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan baiknya di Kampus UNIDA.
Kunjungan kali ini tentunya lebih kepada silaturahmi dan membahas
program-program yang bisa didiskusikan seperti program beasiswa yang tentunya
sudah berjalan di UNIDA.
Pada kesempatan kali ini, Anggota DPR RI Komisi X Dr. H. Fahmy Alaydroes, M.M., M.Ed juga berkesempatan untuk mengisi tausyiah dalam kajian
Kuliah Bada Zuhur (Kulbadzu) di Mesjid Baitul Hamdi UNIDA.
Dr.
H. Fahmy Alaydroes, M.M., M.Ed menyampaikan sebuah ayat yang menuntun dan mendorong pada puncak
kebahagiaan. Semua orang pasti memimpikan hidup bahagia. Sebagai manusia
tentunya berharap dapat hidup bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Bahkan
dimensi akhirat ini menjadi dimensi yang hakiki. Ada satu resep dari Allah
bagaimana caranya agar dapat hidup bahagia, sejahtera dan sukses yang diajarkan
oleh Allah SWT dalam surat Al-Hajj ayat 77.
“Wahai orang-orang yang beriman, rukuklah,
sujudlah, sembahlah Tuhanmu, dan lakukanlah kebaikan agar kamu beruntung. Jika
kedua ini konsisten dilakukan dalam kehidupan sehari-hari maka niscaya kita
akan mencapai kejayaan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Sebenarnya hidup ini
sederhana tinggal melakukan kedua ini saja,” tuturnya.
Cara kedua untuk mencapai kebahagiaan yaitu
dengan mengerjakan kebaikan-kebaikan yang bermanfaat untuk orang lain. Terutama
kepada orang terdekat seperti orang tua, suami atau istri, tetangga, teman dan
orang lainnya karena semakin banyak membuat kebahagiaan maka akan semakin
tinggi posisi untuk meraih kebahagiaan itu. Sesungguhnya Islam esensinya adalah
menyebar kebaikan, bahkan senyum pun sudah setara dengan sedekah. Maka jangan
pernah mengosongkan hati, selalu berbuat kebaikan untuk membahagiakan orang lain
seperti menjenguk orang sakit, membantu orang yang kesulitan seperti membantu
warga Palestina yang sedang menderita.
“Alhamdulillah saya berkesempatan
untuk menjadi anggota DPR RI maka saya gunakan untuk membuat kebahagiaan dan
kebermanfaatan untuk konstituen saya, di Komisi X DPR RI, saya mengadvokasi
berbagai macam bantuan yaitu sekitar 80.000 beasiswa untuk SD, SMP, SMA/SMK
selama 4 tahun ini. Termasuk sekitar 1.700 untuk beasiswa KIP-K. Saya kerja
dalam politik dengan bingkai agama. Maka jangan sampai aktivitas politik atau
aktivitas dalam sehari-hari kita itu kosong dari upaya mencapai target meraih
kebahagiaan. Nabi Muhammad SAW sebagai menyampaikan bahwa definisi cerdas
sesungguhnya orang yang selalu berupaya untuk mengelola sumber daya dari
dirinya untuk investasi setelah kematian. Apabila terus melakukan itu maka InsyaAllah
umur kita berkah,” ungkapnya.