Peringati 10 Muharram, Mahasiswa Kelompok 10 KKN-T FE UNIDA Berpartisipasi dalam Santunan 100 Anak Yatim & Duafa di Desa Cigombong
Mahasiswa Fakultas
Ekonomi (FE) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam kelompok 10 Kuliah
Kerja Nyata Tematik (KKN-T) ikut berpartisipasi dengan kegiatan santunan 100
anak yatim piatu dan duafa yang diadakan di Kampung Siliwangi, Desa Cigombong, Kecamatan
Cigombong, Kabupaten Bogor pada Jumat, 28 Juli 2023.
Ketua kelompok 10
KKN-T FE UNIDA, Helda Pebrasari menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan
pelaksanaan solat dhuha dan bershalawat bersama, kemudian dilanjutkan dengan
tausiyah yang diikuti oleh masyarakat yang hadir kemudian santunan.
“Semoga dengan ikut sertanya kelompok 10 KKN-T FE
UNIDA dalam peringatan 10 Muharram senantiasa bermanfaat dan semoga kegiatan
ini juga dapat memberikan dampak positif di masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL) KKN-T Universitas Djuanda, Karimatun Nisa, S.M., berharap dengan
adanya kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi anak-anak untuk selalu menyayangi sesama,
khususnya anak yatim piatu dan duafa,
dan juga mengajarkan betapa pentingnya bersedekah.
“Semoga dengan
diadakannya kegiatan ini dapat memberikan sentuhan kasih sayang terhadap sesama
terutama anak yatim piatu dan juga duafa dengan cara bersedekah, juga
memberikan contoh nyata kepada masyarakat tentang kasih sayang dan indahnya
bersedekah kepada orang yang membutuhkan,” ungkapnya.
Ketua RW 03 Desa
Cigombong, Iman menyatakan bahwa
santunan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 Muharram yang
merupakan agenda rutin setiap tahun di Kampung Siliwangi, Desa Cigombong,
Kabupaten Bogor.
“Acara ini
diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terutama yatim
piatu dan duafa, disamping kegiatan sosial yang positif lainnya. Semoga
kegiatan sosial seperti ini akan menjadi bagian yang dapat mengedukasi
masyarakat untuk selalu peduli terhadap sesama, sehingga kegiatan ini akan
terus ditiru oleh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sosial.” pungkasnya.