[email protected] 0251-8240773
Berita

Peringati Hari Gizi Nasional, Sekolah Vokasi UNIDA Gelar Festival Kuliner dan Lomba Kreasi Ubi Jalar

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Sekolah Vokasi Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar "Festival Cipta Boga: Lomba Kreasi Ubi Jalar" pada Sabtu (16/02/2025) di Area Food Court UNIDA. Kegiatan ini mengusung tema pemanfaatan ubi jalar lokal dengan agenda Demo dan Lomba Masak. Penjurian dilakukan oleh Direktur Institutional Marketing (DIM) UNIDA, Arti Yoesdiarti, SP., MM, bersama Chef Nurhasikin dan Rika Zulfika dari Sekolah Vokasi UNIDA.

Kepala Sekolah Vokasi UNIDA, Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si., MPM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Sekolah Vokasi UNIDA hadir merespons tingginya kebutuhan tenaga profesional di industri restoran dan jasa makanan.

“Program Studi Bisnis Jasa Makanan Sekolah Vokasi UNIDA ini dirancang dengan komposisi 60% praktik dan 40% akademik, tujuannya ialah untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi manajer di bidang bisnis kuliner dimasa depan,” ujarnya.

Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si juga menyampaikan bahwa juara 1 hingga 3 perlombaan ini dari kategori SMK berkesempatan mendapatkan jalur prestasi untuk masuk ke program studi Bisnis Jasa Makanan Sekolah Vokasi UNIDA.

“Para juara 1 hingga 3 dari peserta SMK akan mendapatkan kesempatan masuk ke program studi ini melalui jalur prestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwasanya festival ini menjadi wadah strategis untuk mengembangkan inovasi pangan lokal, khususnya ubi jalar yang melimpah di Jawa Barat.

"Program ini menerapkan konsep 6M, yaitu Material, Man, Machine, Method, Market, dan Money dalam pengembangan bisnis kuliner, mencakup pemanfaatan bahan baku lokal seperti ubi jalar hingga pengelolaan finansial berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Festival yang juga didukung oleh Aliansi Kuliner Indonesia (Kul-Ind), PT. Kubangan Putra Karya, dan Maxim ini berhasil menarik partisipasi beragam kalangan, mulai dari siswa SMK, mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Sebagai tindak lanjut, panitia penyelenggara berencana mengembangkan program start-up bagi para pemenang. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausaha muda di bidang kuliner yang mampu mengoptimalkan potensi pangan lokal.