Peringati Hari Pahlawan Nasional, Insan UNIDA dan YPSPIAI Laksanakan Upacara
Universitas
Djuanda (UNIDA) bersama Perguruan Yayasan Amaliyah Djuanda menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari
Pahlawan Nasional Indonesia pada Kamis (10/11/2022) di Lapangan Kampus UNIDA.
Pelaksanaan
upacara ini dihadiri oleh Chancelor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H.,M.H
beserta pimpinan YPSPIAI, Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H beserta
jajaran Rektorat dan Seluruh Insan Yayasan Amaliyah Djuanda
serta siswa-siswi Perguruan Amaliah. Dipimpin oleh inspektur upacara Dr. Yudi
Wahyudin, S.Pi.,M.Si yang bertindak
sebagai Inpektur Upacara, sementara pengibar bendera ialah Pasukan Pengibar
Bendera (Paskibra) dari Resmien Mahasiswa (Menwa) dan Tim Paduan Suara Gisanada. Menariknya
dalam momentum peringatan upacara hari pahlawan seuruh peserta upacara
diwajibkan untuk mengenakan kostum pahlawan nasional sebagai rasa cinta kita
kepada para pahlawan nasional.
Dalam
amanatnya inspektur upacara menyampaikan, melalui peringatan hari pahlawan
nasional ini sebagai anak bangsa dapat mengisi pembangunan nasional dengan 5
hal terkait bela negara. Pertama, Cintai bangsa ini dengan mempunyai rasa
memiliki kepada tanah air. Kedua, sadar sebagai bagian dari kehidupan berbangsa
dan bernegara. Ketiga, setia kepada pancasila sebagai ideologi negara. Keempat,
bersama memiliki rasa rela berkorban untuk bangsa dan negara, artinya
mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi maupun golongan.
Kelima, menggali dalam konteks bela negara.
“Tidak
harus mengangkat senjata tetapi memberikan yang terbaik untuk negara ini
minimal untuk para pelajar unggul sebagai ilmuwan tumbuh dan berkembang
sehingga kita bisa mencari pola dalam konteks akademik dalam memberikan warisan
dalam bangsa ini,” jelasnya.
Terakhir,
Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi.,M.Si mengingatkan bahwa perlu meningkatkan jiwa
nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara, terutama bagi generasi
muda.
“Pahlawan
telah menghadirkan kemerdekaan kepada kita, ini adalah warisan yang harus kita
jaga. Peristiwa 10 November ini mengingat kan kita bahwa bangsa ini adalah
bangsa yang besar dibangun dengan jiwa nasionalisme yang luar biasa. Sebagai
pemegang estafet kepemimpinan bangsa tentu kita harus meneladani pahlawan yang
telah gugur mendahului kita minimal dengan bisa menjaga bangsa ini, dalam uud
disibuekan utk menjadi negara yang merdeka berdaulat adil dan makmur ini
merupakan cita-cita kita bersama,”pungkasnya.
Sebagai informasi diakhir
acara diumumkan untuk pemenang kostum pahlawan terbaik untuk peserta upacara.