[email protected] 0251-8240773
Berita

Peringati Hari Pahlawan Nasional, Insan UNIDA dan YPSPIAI Laksanakan Upacara

Universitas Djuanda (UNIDA) bersama Perguruan Yayasan Amaliyah Djuanda  menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Indonesia pada Kamis (10/11/2022) di Lapangan Kampus UNIDA.

Pelaksanaan upacara ini dihadiri oleh Chancelor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H.,M.H beserta pimpinan YPSPIAI, Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H beserta jajaran Rektorat dan Seluruh Insan Yayasan Amaliyah Djuanda serta siswa-siswi Perguruan Amaliah. Dipimpin oleh inspektur upacara Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi.,M.Si  yang bertindak sebagai Inpektur Upacara, sementara pengibar bendera ialah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari Resmien Mahasiswa (Menwa) dan Tim Paduan Suara Gisanada. Menariknya dalam momentum peringatan upacara hari pahlawan seuruh peserta upacara diwajibkan untuk mengenakan kostum pahlawan nasional sebagai rasa cinta kita kepada para pahlawan nasional.

Dalam amanatnya inspektur upacara menyampaikan, melalui peringatan hari pahlawan nasional ini sebagai anak bangsa dapat mengisi pembangunan nasional dengan 5 hal terkait bela negara. Pertama, Cintai bangsa ini dengan mempunyai rasa memiliki kepada tanah air. Kedua, sadar sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketiga, setia kepada pancasila sebagai ideologi negara. Keempat, bersama memiliki rasa rela berkorban untuk bangsa dan negara, artinya mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi maupun golongan. Kelima, menggali dalam konteks bela negara.

“Tidak harus mengangkat senjata tetapi memberikan yang terbaik untuk negara ini minimal untuk para pelajar unggul sebagai ilmuwan tumbuh dan berkembang sehingga kita bisa mencari pola dalam konteks akademik dalam memberikan warisan dalam bangsa ini,” jelasnya.

Terakhir, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi.,M.Si mengingatkan bahwa perlu meningkatkan jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara, terutama bagi generasi muda.

“Pahlawan telah menghadirkan kemerdekaan kepada kita, ini adalah warisan yang harus kita jaga. Peristiwa 10 November ini mengingat kan kita bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar dibangun dengan jiwa nasionalisme yang luar biasa. Sebagai pemegang estafet kepemimpinan bangsa tentu kita harus meneladani pahlawan yang telah gugur mendahului kita minimal dengan bisa menjaga bangsa ini, dalam uud disibuekan utk menjadi negara yang merdeka berdaulat adil dan makmur ini merupakan cita-cita kita bersama,”pungkasnya.

Sebagai informasi diakhir acara diumumkan untuk pemenang kostum pahlawan terbaik untuk peserta upacara.