[email protected] 0251-8240773
Berita

Perkuat Implementasi OBE, UNIDA Berpartisipasi dalam Bimtek Daring SEVIMA

Universitas Djuanda (UNIDA) ikut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) daring yang diselenggarakan oleh Sevima edLink pada Senin (15/12/2025) melalui platform Zoom Cloud Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua Program Studi beserta operator pengelola akademik dari berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang mengangkat tema “Sosialisasi Pembaharuan Modul Manajemen Kurikulum Outcome-Based Education (OBE)” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perguruan tinggi dalam mengelola dan mengimplementasikan kurikulum berbasis capaian pembelajaran sesuai dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional.

Kepala Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Dikjar) UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd mengungkapkan bahwa melalui keikutsertaan dalam Bimtek ini, UNIDA berkomitmen untuk terus selalu meningkatkan mutu pengelolaan kurikulum dan pembelajaran, sejalan dengan kebijakan Direktorat Pendidikan Tinggi serta tuntutan peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi.

Sementara itu, salah satu peserta dari UNIDA Ikhsan Qodri Pramarta, S.Pt., M.Si, menyampaikan bahwa UNIDA telah menerapkan kurikulum berbasis OBE. Oleh karena itu, kegiatan ini dinilai memberikan penguatan bagi pengelola akademik dalam memahami manajemen kurikulum OBE, khususnya melalui pemanfaatan platform SEVIMA.

“Para Ketua Program Studi dan dosen tentu perlu memahami lebih lanjut kurikulum berbasis OBE agar implementasinya dalam perkuliahan dapat berjalan optimal, sehingga Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), dan Profil Lulusan (PL) yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ungkap Ketua Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNIDA tersebut.

Adapun dalam sesi pemaparan materi, Mahendri Winata, S.T selaku Chief Information Officer SEVIMA menjelaskan mengenai pembaharuan modul manajemen kurikulum OBE yang menjadi langkah strategis untuk memastikan keselarasan antara capaian pembelajaran lulusan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan.

“Perguruan tinggi diharapkan mampu mengimplementasikan OBE secara konsisten, tidak hanya pada tataran dokumen, tetapi juga dalam praktik pembelajaran dan evaluasi,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis seperti pembaruan fitur dan alur pengelolaan kurikulum OBE dalam sistem, mulai dari pemetaan CPL, penurunan ke CPMK, hingga keterkaitannya dengan RPS dan evaluasi pembelajaran yang disampaikan oleh Avinda dari Sevima.