[email protected] 0251-8240773
Berita

Perkuat Jejaring Global, Delegasi UNIDA Laksanakan Tridarma International Visit Batch 6 di INTEM Malaysia

Rangkaian kegiatan strategis Tridarma International Visit & Academic (Batch 6) resmi dimulai di Malaysia, pada Selasa (27/1/2026). Mengusung tema “Memperkuat Jaringan Akademik Internasional Malaysia”, delegasi akademisi mengawali agenda lima hari (27–31 Januari 2026) dengan kunjungan Institusional dan academic meeting di Inkubator Teknologi Makanan MARA (INTEM), Taman Perindustrian KIP, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.

Kegiatan hari pertama ini menjadi pembuka dari serangkaian agenda internasional yang meliputi visiting lecturing, kolaborasi riset, student mobility, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional, serta akan ditutup dengan ASEANACA International Conference (6th ICOSTELM 2026).

Kunjungan ke INTEM difokuskan pada penguatan wawasan terkait tata kelola inkubasi bisnis dan inovasi teknologi yang dikelola oleh lembaga pemerintah Malaysia, Majlis Amanah Rakyat (MARA). Agenda ini dinilai strategis dalam mendukung visi Kampus Berdampak, yakni perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri melalui hilirisasi riset serta peningkatan serapan alumni.

Program internasional ini juga dirancang untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 (Dosen Berkegiatan di Luar Kampus) dan IKU 6 (Kerja Sama Program Studi dengan Mitra Kelas Dunia).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran delegasi di Malaysia merupakan bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan standar akademik ke level global.

“Kunjungan ke INTEM pada hari pertama ini sangat krusial sebagai implementasi nyata program Kampus Berdampak. Kami mendorong dosen untuk tidak hanya aktif mengajar di kelas, tetapi juga membangun jejaring internasional yang dapat dikonversi menjadi capaian IKU. Melalui academic meeting ini, peluang kolaborasi riset dan pengabdian lintas negara semakin terbuka,” ujarnya.

Sementara itu, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P., Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Administrasi Publik Universitas Djuanda, menyoroti aspek tata kelola publik dalam kunjungan tersebut. Menurutnya, model pengelolaan inkubator bisnis oleh lembaga publik seperti MARA menjadi objek pembelajaran yang relevan bagi pengembangan keilmuan administrasi publik.

“Kunjungan ke INTEM memberikan insight berharga tentang bagaimana kebijakan publik dan manajemen organisasi pemerintah mampu menstimulasi sektor ekonomi. Ini menjadi bahan benchmarking yang penting untuk riset kolaboratif ke depan serta memperkaya materi ajar dan kompetensi dosen dalam memahami dinamika administrasi publik di kawasan ASEAN,” jelasnya.

Rangkaian Tridarma International Visit & Academic (Batch 6) akan berlangsung hingga 31 Januari 2026 dengan menyasar sejumlah Universitas dan komunitas di Malaysia. Program ini diharapkan semakin memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia dalam peta kolaborasi pendidikan dan riset di Asia Tenggara.