[email protected] 0251-8240773
Kegiatan Kemahasiswaan

Perkuat Wadah Koordinasi dan Dorong Penguatan Peran, UNIDA Kukuhkan Kepengurusan Baru Forum Komunikasi Mahasiswa KIP Periode 2026/2027

Universitas Djuanda (UNIDA) secara resmi melantik dan mengesahkan Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (FKMK) Periode 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Aula Gedung C, Kampus UNIDA.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV UNIDA Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNIDA M. Rahadian Hasibuan, S.H., M.H beserta jajaran, serta perwakilan mahasiswa penerima KIP dari berbagai angkatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengesahkan kepengurusan baru Forum Komunikasi Mahasiswa KIP sebagai wadah koordinasi, pengembangan, dan penguatan peran mahasiswa penerima KIP di lingkungan UNIDA.

Ketua Pelaksana kegiatan, Muhamad Nur Alif, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum awal bagi pengurus baru dalam mengemban amanah organisasi.

“Hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi titik mula tempat harapan disematkan pada pengurus yang akan dilantik. Forum komunikasi ini diharapkan dapat terus dipercaya untuk bertumbuh, dan semoga setiap peran yang kita jalani menjadi cahaya, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi seluruh organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNIDA, Rahadian Hasibuan, S.H., M.H menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses estafet kepemimpinan organisasi mahasiswa.

“Acara ini menjadi momen penting estafet kepemimpinan, di mana pengurus lama menyerahkan amanah kepada pengurus baru. Saya percaya kepengurusan yang baru dapat memberikan kontribusi yang baik. Terima kasih kepada pengurus lama, semoga pengalaman yang telah dilalui dapat menjadi inspirasi,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UNIDA Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si mengajak pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa KIP untuk memahami peran strategis mereka sebagai mahasiswa terpilih.

“Untuk menjadi khalifah atau pemimpin diperlukan dua hal utama, yaitu kecerdasan dan ketakwaan, sebagaimana yang terkandung dalam hymne Universitas Djuanda. Kita dituntut menjadi insan yang berilmu padat, berpandangan luas, beramal kreatif, serta akrab dengan lingkungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menekankan pentingnya membangun legacy dan kebaruan dalam kepengurusan organisasi.

“Kalian harus memiliki legacy yang bermanfaat. Miliki pola pikir global dan open minded agar mampu menghadapi berbagai persoalan. Dalam organisasi diperlukan novelty atau kebaruan, keunikan, serta good practice. Pengurus harus menjadi uswah atau teladan, dan dinamika yang ada harus dihadapi melalui kolaborasi,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Forum Komunikasi Mahasiswa KIP Universitas Djuanda Periode 2026/2027 dan pengucapan sumpah jabatan sebagai tanda resmi dimulainya masa kepengurusan yang baru.