Perluas Kemitraan, UNIDA Hadiri Sosialisasi Peluang dan Potensi Kerja Sama dengan DUDI
Universitas
Djuanda (UNIDA) pada Rabu (10/05/2023) menghadiri undangan Kegiatan Sosialisasi
Peluang dan Potensi Kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang
diselenggarakan oleh LLDikti Wilayah IV Jawa Barat-Banten. Bertempat di Gedung
Diklat LLDikti Wilayah IV, delegasi UNIDA dihadiri oleh Wakil Rektor II, Dr. Hj.
Endeh Suhartini, S.H., M.H
bersama dengan Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi Kerja sama Afmi Apriliani,
S.Sos., M.A.P.
Wakil
Rektor II UNIDA
Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H menyatakan bahwa kerja sama
antara perguruan tinggi dengan DUDI menjadi sebuah kebutuhan, selain pemenuhan
salah satu standar dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Sehingga layanan pendidikan tinggi memiliki relevansi yang
erat dengan dunia profesional, terutama dalam bidang pengembangan teknologi
terbarukan, juga peningkatan kapasitas SDM baik itu Dosen, Tendik juga mahasiswa. Supaya perspektifnya dinamis,
kompetensi yang meningkat dan tersertifikasi,” ungkap Dr. Hj. Endeh
Suhartini, S.H., M.H.
Pada kesempatan ini, Kepala LLDikti Wilayah IV Dr. M. Samsuri, S.Pd.,
MT menjelaskan
bahwa tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memperluas jaringan
kerja sama antar perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kolaborasi dan kemitraan khusunya bagi perguruan tinggi saat ini menjadi sebuah
tolak ukur kinerja yang termasuk ke dalam IKU.
"Kampus
merdeka saat ini diharapkan bukan menjadi program atau hanya sebuah kebijakan,
tapi Kampus Merdeka sudah harus menjadi Gerakan. Rektor tidak perlu ragu untuk
mengembangkan Kampus Merdeka mandiri. Contoh konkrit adalah program magang di Dunia Usaha dan Dunia Industri,” tuturnya.
Dalam
kesempatan yang sama, Kepala Apindo Wilayah Jawa Barat Ning Wahyu Astutik dalam
paparannya menyebutkan, terdapat 2000 perusahaan yang berada di bawah Apindo
yang siap membuka peluang kerja sama. Khususnya dalam bidang pengembangan
kapasitas SDM melalui berbagai program kegiatan pelatihan bagi mahasiswa untuk
mengenal lebih jauh dunia kerja, penyuluhan dari dosen untuk peningkatan kualitas
UMKM, bidang Sertifikasi kompetensi, hingga bidang penempatan SDM seperti peluang
magang pada UMKM.
Di akhir, hadir perwakilan dari BPPTIK yang juga menawarkan berbagai kegiatan
pelatihan berbasis digital, seperti program VSGA (Vocational School Graditude Academic), program DEA (Digital Enterpreunership
Academic), dan Program DTS (Digital Technology Scholarship).