[email protected] 0251-8240773
Berita

Persiapkan AIPT, Majelis Tinggi Universitas Evaluasi dan Pemetaan Program Studi Menuju UNIDA Unggul

Dalam rangka mempersiapkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang ditargetkan Menuju Unggul, Universitas Djuanda (UNIDA) adakan Rapat Pimpinan Majelis Tinggi Universitas (MTU) dari tanggal 14-15 Agustus di Horison Ultima Bhuvana Ciawi, Bogor.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota MTU, antara lain Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda sekaligus Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Ketua Umum Yayasan Dr. Bambang Widjojanto, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D, Ketua Senat Akademik Prof. Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si, Ketua Dewan Pengawas Universitas Samsuri, S.E., M.M, dan Direktur Eksekutif Yayasan Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I.

 

Rapat MTU pada kali ini juga diperluas dengan dihadiri oleh Pro Chancellor UNIDA Dr. Abraham Yazdi Martin, S.H., M.Kn, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, beserta para Wakil Rektor, Sekretaris MTU dan Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNIDA.

 

Agenda pembahasan rapat terkait dengan perumusan Strategi AIPT UNIDA Unggul, Penguatan Tata Kelola Kelembagaan, Penguatan Sistem Penjaminan Mutu, Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru, Persiapan Musyawarah Kerja 2023, hingga Evaluasi dan Antisipasi seluruh Program Studi menuju Unggul.

 

Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menuturkan bahwa pertemuan ini memiliki agenda utama yakni bagaimana universitas mempersiapkan akreditasi lembaga AIPT yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2025.

 

Perumusan strategi dilakukan dengan memetakan permasalahan di Program Studi terlebih dahulu. Oleh karena itu, pada kesempatan ini juga turut diundang 17 Program Studi dari 6 Fakultas, 3 Program Magister Sekolah Pascasarjana, serta dari Sekolah Vokasi di lingkungan UNIDA untuk hadir memaparkan bagaimana persiapan dan apa yang telah dilakukan untuk menuju target menjadi Program Studi unggul.

 

“Bagaimana caranya kita akan merumuskan, nomor satu pemetaan masalah dulu, kita hari ini memanggil para Dekan dan para Kaprodi untuk mengkonfirmasi apa yang sudah dilakukan untuk mengetahui kesiapan Prodi dalam menghadapi akreditasi, karena syarat untuk bisa mendapatkan AIPT unggul itu adalah 50% minimal Prodinya itu juga unggul,” tutur Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I pada saat diwawancarai Tim Humas UNIDA, Selasa (15/8/2023).

 

Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menerangkan, hari ini sudah dipetakan masing-masing Program studi yang memang sudah berada dalam posisi unggul, lalu mana Program Studi yang lebih dekat ke unggul supaya lebih dapat dipersiapkan.

 

“Kita bantu supaya betul-betul mendapatkan unggul. Terutama prodi-prodi yang akan akreditasi sebelum AIPT, jadi masih bisa masuk ke penilaian AIPT. Alhamdulillah, insyaAllah semua hadir dan ada delapan Prodi itu sudah siap betul untuk unggul, yang lainnya kita akan reakreditasi supaya bisa juga dapat kesempatan untuk unggul,” terangnya.

 

Pada rapat kali ini, pemaparan dari Dekan dan Kaprodi disaksikan langsung oleh MTU agar dapat diberikan masukkan yang tidak hanya pendapat, tetapi sekaligus juga memberikan solusi bagi Program Studi yang memang harus mendapatkan dukungan penuh untuk bisa meningkatkan akreditasi.

 

“Sehingga diharapkan tidak ada lagi Program Studi yang status akreditasinya masih B, paling tidak Baik Sekali atau Unggul. InsyaAllah,” pungkas Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I.

 

Pada kesempatan yang sama, Dr. Nova Monaya, S.H., M.Kn mewakili Pro Chancellor UNIDA Dr. Abraham Yazdi Martin, S.H., M.Kn menuturkan, kegiatan MTU kali ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas UNIDA untuk ke depan, baik dalam peningkatan kualitas SDM maupun peningkatan kualitas kelembagaan secara keseluruhan. 

 

“Dari apa yang kita lihat, kita lakukan analisa bagaimana kondisi saat ini lalu kemudian apa yang sudah dilakukan oleh Prodi-Prodi, kemudian kita evaluasi bersama untuk menentukan bagaimana strategi ke depan agar dapat meraih yang terbaik,” ujar Dr. Nova Monaya, S.H., M.Kn.