PPK Ormawa, HIMATIP UNIDA Terapkan Teknologi Hygritech Berbasis IoT untuk Ketahanan Pangan di Desa Banjarwangi
Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIP) Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan bertajuk “Implementasi Hydroponic Agricultural Technology (Hygritech) Berbasis Internet of Things (IoT) dan Inovasi Produk untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Desa Banjarwangi”.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Banjarwangi ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sistem hidroponik masyarakat desa melalui teknologi hygritech yang efisien dan terintegrasi.
Penerapan sistem berbasis Internet of Things menjadi fokus utama dalam program ini, mencakup kontrol otomatis pada pemberian nutrisi, pemantauan kualitas air, pengendalian pompa dan dinamo, serta penyemprotan pestisida. Untuk mendukung efektivitas sistem, tim HIMATIP juga menyediakan layanan monitoring melalui BOT Telegram, sehingga proses budidaya dapat dikontrol secara real-time oleh petani setempat.
Tak hanya berfokus pada teknologi, kegiatan ini juga mendorong inovasi produk hortikultura hidroponik dan pelatihan bagi masyarakat sekitar, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT), guna meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas peluang ekonomi lokal.
HIMATIP FIPHAL UNIDA berkolaborasi dengan melibatkan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer (HIMASTER) Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UNIDA, BEM Fakultas Pertanian UNIDA, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Banjarwangi.
Melalui kegiatan ini, HIMATIP FIPHAL UNIDA berharap dapat membangun sistem pertanian cerdas yang berkelanjutan dan mampu direplikasi di wilayah lain sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.
Sebagai informasi, PPK Ormawa merupakan program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh perguruan tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.