Prestasi Membanggakan, Dosen UNIDA Terima Penghargaan KLHK sebagai Ahli Valuasi Ekonomi Sumber Daya Laut dan Pesisir
Dosen Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian (FAPERTA) yang juga Wakil Rektor IV Universitas Djuanda (UNIDA), Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si mendapatkan penghargaan luar biasa dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia sebagai Ahli Valuasi Ekonomi Sumber Daya Laut dan Pesisir, berdasarkan Surat Keputusan nomor SF.39/Menlhk/PPKL/HMS.3.2/B/8/2024.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, Msc yang didampingi oleh Wakil Menteri KLHK Drs. Alue Dohong, M.Sc., Ph.D dan Sekjen KLHK Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M pada Malam Apresiasi KLHK yang dilaksanakan pada Sabtu, 10 Agustus 2024, di Jakarta Convention Center (JCC).
Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kontribusi dan keahlian Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si yang telah berkontribusi aktif dalam berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pengembangan dan penggunaan metode valuasi ekonomi untuk melakukan penghitungan kerugian lingkungan hidup akibat pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh kegiatan tertentu yang berdampak pada pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup. Keahliannya telah membantu pemerintah dan masyarakat dalamuntuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya penyelesaian sengketa lingkungan hidup sejak tahun 2017 hingga saat ini.
Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyambut baik penghargaan yang diberikan kepada Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si tersebut. Ia menuturkan bahwa prestasi ini merupakan kebanggaan seluruh insan UNIDA yang menunjukkan dedikasi dosen UNIDA dalam mengembangkan keahlian dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
"Penghargaan yang diterima oleh Dr. Yudi Wahyudin ini membuktikan bahwa dosen-dosen UNIDA memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Hal ini sejalan dengan visi UNIDA untuk menjadi universitas unggul yang mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menghasilkan lulusan dan insan akademika yang memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas," tuturnya.
Sementara itu, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan oleh KLHK. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berkontribusi nyata dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup khususnya sumberdaya pesisir dan laut di Indonesia.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada KLHK atas kepercayaan yang diberikan. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk UNIDA yang telah memberikan dukungan penuh dalam setiap penelitian dan pengabdian yang saya lakukan, terutama atas semua ruang dan izin tugas yang senantiasa diberikan ketika kementerian/lembaga meminta/membutuhkan dukungan keahlian valuasi ekonomi pesisir dan laut selama ini. Ke depannya, saya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mengaplikasikan metode valuasi ekonomi sumber daya laut dan pesisir untuk sebesar-besarnya manfaat dan kesejahteraan masyarakat serta dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia," ungkapnya.
Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menambahkan bahwa valuasi ekonomi sumber daya laut dan pesisir memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir dan kelautan yang optimal, terpadu dan berkelanjutan sesuai dengan amanat tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Melalui pendekatan ini, nilai ekonomi dan ekologis dari sumber daya kelautan dapat diukur secara komprehensif, sehingga dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.