[email protected] 0251-8240773
Berita

Prodi Peternakan FAPERTA UNIDA Undang Dosen Tamu, Bahas Perkembangan Genetika Ternak untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan Dosen Tamu bertema “Perkembangan Genetika Ternak dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional” di Aula FAPERTA B.312, Kampus UNIDA, Bogor. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Agr. Asep Gunawan, S.Pt., M.Sc, Guru Besar di bidang Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak, serta diikuti oleh mahasiswa Prodi Peternakan, jajaran dosen, dan pimpinan struktural FAPERTA UNIDA.

Ketua Program Studi Peternakan FAPERTA UNIDA, Dr. Abdullah Baharun, S.Pt., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Genetika Ternak. Ia menekankan pentingnya keterlibatan praktisi dan pakar di bidang peternakan dalam memberikan wawasan aplikatif kepada mahasiswa, sehingga materi yang dipelajari relevan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan industri saat ini.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FAPERTA UNIDA, Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan antusiasme mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya terkait peran sektor peternakan dalam mendukung swasembada pangan dan program Asta Cita Nasional. Hal ini juga relevan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuka peluang besar bagi mahasiswa peternakan untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program tersebut,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Dr. Agr. Asep Gunawan, S.Pt., M.Sc menyampaikan mengenai tantangan dan strategi inovatif dalam pemanfaatan sumber daya genetik ternak lokal. Prof. Asep menekankan bahwa inovasi riset molekuler merupakan kunci perbaikan mutu genetik untuk mempercepat peningkatan populasi ternak lokal. Inovasi tersebut selain mencakup pemanfaatan teknologi, juga mencerminkan perubahan paradigma berpikir yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat.

“Inovasi genetika dan pemuliaan ternak untuk menghasilkan ternak berkualitas premium dapat dimulai dengan identifikasi sumber daya genetik lokal secara komprehensif, serta riset berbasis molekuler guna menilai kualitas genetik secara lebih mendalam,” tutur Prof. Asep.

Ia juga menuturkan keterlibatannya dalam pengembangan galur ayam lokal tahan penyakit ND (ayam IPB D1) dan produk domba lokal premium yang telah diseminasi melalui kerja sama dengan industri. Menurutnya, mahasiswa peternakan memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi di bidang peternakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Pada sesi diskusi, mahasiswa Prodi Peternakan UNIDA aktif bertanya dan berdiskusi terkait penerapan seleksi genetik dan langkah-langkah awal dalam pemuliaan ternak lokal berkualitas guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Diakhir sesi diskusi, drh. Annisa Rahmi, M.Si sebagai dosen pengampu mata kuliah Genetika Ternak sekaligus moderator acara, menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah yang memberikan pemahaman teoritis dan aplikatif bagi mahasiswa. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program “Diktisaintek Berdampak” yang bertujuan memperkaya wawasan akademik dan keterampilan aplikatif mahasiswa.

“Melalui kehadiran dosen tamu sebagai narasumber, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif empiris dan inspirasi dalam mengembangkan kompetensi diri sebagai calon lulusan peternakan yang inovatif dan berdaya saing,” tutupnya.