Prof. Dr. Ir. Anggraeni, M.Si Dikukuhkan sebagai Guru Besar Teknologi dan Produksi Ternak dalam Sidang Senat Akademik Luar Biasa Universitas Djuanda
Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Sidang Senat Akademik Luar Biasa dengan agenda Pengukuhan Guru Besar Teknologi dan Produksi Ternak kepada Prof. Dr. Ir. Anggraeni, M.Si, dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNIDA. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Wisuda ke-52 Sarjana dan Sekolah Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Puri Begawan, Bogor, pada Rabu (22/10/2025).
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi UNIDA dalam memperkuat kiprah akademik dan kontribusi keilmuan di berbagai bidang, khususnya dalam aspek teknologi dan produksi ternak. Prof. Anggraeni dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan penerapan inovasi berbasis riset yang mendukung peningkatan produktivitas ternak unggas lokal, terutama itik.
Dalam orasi ilmiahnya berjudul “Potensi Penggunaan Herbal dalam Ransum untuk Meningkatkan Performa Itik”, Prof. Anggraeni memaparkan hasil penelitian yang menyoroti peran bahan herbal seperti ekstrak daun salam, tepung kunyit, bawang putih, dan daun katuk dalam meningkatkan kualitas daging dan telur itik.
Menurutnya, penggunaan bahan alami ini terbukti mampu meningkatkan performa produksi serta kualitas organoleptik daging dan telur itik tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan ternak.
Hasil penelitiannya menunjukkan, pemberian ekstrak daun salam 4% hingga 8% dapat meningkatkan bobot dada dan paha, sedangkan kombinasi tepung kunyit 3% dan bawang putih 3% menghasilkan warna dan cita rasa daging terbaik yang disukai panelis. Selain itu, ekstrak daun katuk terbukti memengaruhi komposisi telur dengan menurunkan kadar lemak namun meningkatkan proporsi putih telur.
Melalui penelitian genetik, Prof. Anggraeni juga menemukan bahwa ekspresi gen FMO3 berperan dalam metabolisme asam lemak dan pengaruhnya terhadap aroma daging itik. Temuan ini membuka peluang besar untuk pengembangan formulasi pakan herbal inovatif yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk peternakan lokal di Indonesia.
Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian Prof. Dr. Ir. Anggraeni, M.Si.
“Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan keberkahan atas apa yang telah diraih untuk kemajuan agama, bangsa, negara, khususnya kampus tercinta Universitas Djuanda,” ungkapnya.
Lebih lanjut, UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UNIDA dalam mendorong lahirnya ilmuwan dan akademisi yang berprestasi serta memiliki integritas dengan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Guru Besar baru di lingkungan UNIDA diharapkan dapat memperkuat tradisi riset dan inovasi, serta menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat luas.
Senada dengan hal itu, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menuturkan bahwa pengukuhan Guru Besar ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh insan UNIDA. Ia menekankan pentingnya sinergi antara riset, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan visi UNIDA sebagai kampus bertauhid yang berdampak dan berdaya saing internasional.
Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I juga mengapresiasi kiprah Prof. Anggraeni yang selama ini aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan.
“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen panjang dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang unggul secara akademik serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri peternakan,” ujarnya.