[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Pulihkan Semangat Anak Pascabencana di Kabupaten Agam, Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA Gaungkan Gizi Sepenuhnya-Gadget Secukupnya

Tim Mahasiswa Berdampak Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Gizi Sepenuhnya, Gadget Secukupnya” di SDN 15 Batunanggai, Jorong Batunanggai, Kenagarian Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pentingnya gizi seimbang dan penggunaan gadget secara bijak di tengah kondisi pascabencana.

Pasca terjadinya bencana, kondisi kesehatan dan psikososial anak kerap terdampak. Keterbatasan akses pangan bergizi serta perubahan pola hidup berpotensi meningkatkan risiko kekurangan gizi. Di sisi lain, penggunaan gadget cenderung meningkat akibat berkurangnya aktivitas belajar terstruktur dan ruang bermain yang memadai.

Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA memberikan materi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel tubuh, serta vitamin dan mineral dari sayur dan buah untuk menjaga daya tahan tubuh. Anak-anak juga diajak memahami dampak penggunaan gadget secara berlebihan terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa dalam kondisi pascabencana, anak-anak tetap membutuhkan pola hidup sehat agar proses pemulihan berjalan optimal.

“Meskipun dalam keterbatasan, pemilihan makanan yang tepat dan pola makan teratur sangat penting untuk mencegah lemas, kurang konsentrasi, dan gangguan pertumbuhan,” ujarnya.

Selain edukasi gizi, peserta juga diberikan pemahaman tentang pembatasan penggunaan gadget. Penggunaan perangkat digital yang tidak terkontrol dapat memicu gangguan kesehatan mata, kurang aktivitas fisik, hingga menurunnya interaksi sosial. Anak-anak didorong untuk menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas fisik, bermain bersama teman, membaca, dan kegiatan kreatif lainnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana ceria melalui media gambar makanan sehat dan permainan edukatif. Aisyah, siswi kelas IV, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan tadi seru, ada gambar makanan sehat dan permainan. Jadi belajar tidak membosankan,” katanya.

Kepala SDN 15 Batunanggai, Ibu Widya, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kondisi siswa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kebiasaan hidup sehat dan penggunaan gadget yang bijak benar-benar tertanam pada anak,” ujarnya.

Secara umum, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari siswa maupun guru pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak tentang jenis makanan sehat, manfaat gizi seimbang bagi daya tahan tubuh, serta dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan. Anak-anak juga mampu menyebutkan alternatif kegiatan selain bermain gadget, seperti membaca, menggambar, dan bermain bersama teman.

Melalui kegiatan ini, Tim Mahasiswa Berdampak UNIDA berharap dapat menanamkan kebiasaan sederhana namun berdampak besar, yakni memilih makanan bergizi dan menggunakan gadget secara proporsional, sehingga anak-anak tetap tumbuh sehat dan cerdas meski berada dalam situasi yang tidak ideal.