Rangkaian Milad ke-17, Himakom FISIPKOM UNIDA Tingkatkan Kemampuan Public Speaking Mahasiswa dengan Seminar
Dalam rangka milad ke-17 tahun, Himpunan Mahasiswa Sains Komunikasi (Himakom) Fakultas Ilmu
Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Seminar Public Speaking Gana Communication Acalapati 2023 dengan tema "Explore Your Skills and Show Your Quality"
yang digelar di Aula Gedung C UNIDA pada Sabtu 24 Juni 2023.
Kegiatan tersebut diisi oleh Public Speaking
Coach dan Founder of Bravespeakers, Willy Tan dan dihadiri oleh Wakil
Rektor I UNIDA, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H beserta jajaran dan perwakilan
pimpinan FISIPKOM UNIDA.
Wakil Rektor I UNIDA, Aal Lukmanul Hakim,
S.H., M.H dalam sambutannya menyatakan komitmen
UNIDA untuk terus mendorong kegiatan
mahasiswa di luar akademik yang bermuara pada
kompetensi dan profile lulusan, karena kompetensi dan profile lulusan menjadi
tujuan setiap program studi di UNIDA.
“Kegiatan
ini sangat baik
untuk dilaksanakan karena sangat mendukung
pencapaian kompetensi profile lulusan. Kompetensi
itu sudah lulus kuliah bisa apa sedangkan profile lulusan itu setelah
lulus jadi apa. Public speaking itu salah satu kompetensi yang tentunya sangat penting dimiliki oleh
setiap mahasiswa UNIDA. Mari bersama-sama membangun UNIDA unggul dan berprestasi karena dengan prodi unggul maka mendorong fakultas dan universitas unggul juga,” ungkapnya.
Selanjutnya Perwakilan Pimpinan FISIPKOM
UNIDA, Robby Firliandoko, S.I.Kom., M.Si dalam sambutannya mengucapkan selamat
ulang tahun bagi Himakom. Public speaking ini menjadi sangat penting
karena dalam sejarahnya menyatakan bahwa ilmu komunikasi diawali dengan public
speaking.
“Siapa yang dapat dan menguasai public
speaking maka dia dapat merubah dunia. Semoga peserta setelah selesai acara
ini dapat menjadi good public speaker dan dapat merubah dunia menjadi
lebih baik,” tuturnya.
Ketua Himakom, Muhamad Hilmi dalam sambutannya
menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu ajang dari Himakom yang sangat
penting untuk dilaksanakan, terlebih bahasan dalam seminar ini mengenai public
speaking yang merupakan kemampuan yang sangat penting dan perlu dimiliki
oleh mahasiswa.
“Diharapkan kegiatan ini menjadi wadah
aspirasi, berkreasi dan ajang untuk lebih mencerdaskan kami sebagai mahasiswa,
mari bersinergi dalam membangun peradaban bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Fajar Triwidadi
Selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih
kepada seluruh panitia yang mempersembahkan acara ini dari awal sampai akhir
dan kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga Himakom FISIPKOM
UNIDA dalam HUT ke 17 ini jaya dan suskes selalu.
Pada kesempatan yang sama, Public
speaking Coach dan Founder of Bravespeakers, Willy Tan selaku narasumber
memaparkan bahwasanya banyak manfaat yang didapat dari public speaking
yang diantaranya meningkatkan self branding, mendapatkan kepercayaan, bisa
mempersuasi dan meyakinkan, bisa menjalin lebih banyak relasi, memiliki value
diri, menyampaikan pendapat, terbebas dari masalah, meningkatkan kualitas diri,
meningkatkan karir dan pendapatan serta meningkatkan income. Dan public
speaking itu sendiri bukanlah bakat dari lahir, melainkan sebuah
keterampilan yang dapat dilatih. Oleh karena itu, maka setiap orang dapat
menjadi public speaker tentunya dengan cara banyak berlatih dan belajar serte
terus menambah jam terbang atau pengalaman.
“Ada 4 level public speaker, level
pertama yaitu dalam level mengatasi rasa takut dan meguasai diri sendiri, level
kedua yitu level dimana bisa membuat audience tertarik dan antusias
dengan topik yang kamu bawakan, level ketiga dimana public speaker bisa membuat
audience mengingat apa yang kamu sampaikan dan level keempat yaitu level
dimana bisa membuat audience melakukan apa yang kamu sampaikan. 3 hal
yang harus disiapkan dalam public speaking yaitu persiapan mental, fisik
serta materi. Dan untuk 5 tips anti boring dalam public speaking yaitu facial
expression, eye contact, body language, interaksi dengan audience,
hilangkan filler words,” pungkasnya.