Rektor UNIDA Ajak PRODI Persiapkan Akreditasi Unggul
Rektor Universitas Djuanda (UNIDA) mengundang khusus para struktural Program Studi (PRODI) yang mendekati masa re-akreditasi untuk berdiskusi dalam mempersiapkan akreditasi prodi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai akrediatasi Institusi Unggul pada tahun 2026. Dipandu oleh Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (BPMPI) diantaranya melalui penguatan dalam pengisian Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan mempersiapkan instrumen BAN-PT. Adapun Fakultas yang secara bergantian diundang oleh Rektor diantaranya yaitu Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer. Bertempat di Ruang Rektor, Prof. Dr. Suhaidi, S.H.,M.H dalam sesi wawancara dengan Tim Bidang Humas, Promosi dan Protokoler UNIDA menuturkan agenda ini diadakan dalam rangka bersiap menuju Akreditai institusi Unggul pada tahun 2026.
“Agar
prodi-prodi yang ada di UNIDA ini bisa terakreditasi unggul, jadi minimal prodi itu yang unggul sekitar 60-70%, barulah institusinya itu bisa unggul,sehingga
pertemuan dengan prodi ini bisa berdiskusi serta bermusyawarah dengan semua
prodi yang ada di UNIDA,” kata Rektor.
“Tujuan
saya panggil satu per satu agar terpantau pekerjaan yang sedang dikerjakan
Prodi untuk menuju akreditasi unggul tersebut sehingga bisa kita arahkan, apa
kekurangan-kekurangannya yang bisa diantisipasi bersama. Maka kita musyarawahkan pada
pertemuan ini, untuk itu program kerja rektor mulai dari bulan Desember sampai
Januari ingin menginventarisir program dari prodi untuk menuju ke
akrekditasi unggul,” pungkas Rektor UNIDA.
Sementara
itu Kepala BPMPI Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, S.Pd.I., M.Pd akan menyampaikan
hasil pengisian LKPS dari Prodi untuk dipelajari
bersama.
“Hasil
LKPS akan dilihat pemetaannya dan dilihat simulasinya dalam mendapat predikat
baik sekali, ketika masing-masing Prodi merevisi
data agar sudah disinkronkan dengan PDDIKTI. Pertemuan kali ini diharapkan dapat
optimal untuk re-akreditasi sehingga dapat meningkatkan PMB dan lain
sebagainya,” tutur Kepala BPMPI.