[email protected] 0251-8240773
Berita

Rektor UNIDA Ajak PRODI Persiapkan Akreditasi Unggul

Rektor Universitas Djuanda (UNIDA) mengundang khusus para struktural Program Studi (PRODI) yang mendekati masa re-akreditasi untuk berdiskusi dalam mempersiapkan akreditasi prodi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai akrediatasi Institusi Unggul  pada tahun 2026. Dipandu oleh Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (BPMPI) diantaranya melalui penguatan dalam pengisian Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan mempersiapkan instrumen BAN-PT. Adapun Fakultas  yang secara bergantian diundang oleh Rektor diantaranya yaitu Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer. Bertempat di Ruang Rektor, Prof. Dr. Suhaidi, S.H.,M.H dalam sesi wawancara dengan Tim Bidang Humas, Promosi dan Protokoler UNIDA menuturkan agenda ini diadakan dalam rangka bersiap menuju Akreditai institusi Unggul pada tahun 2026.

“Agar prodi-prodi yang ada di UNIDA ini bisa terakreditasi unggul, jadi minimal prodi itu yang unggul sekitar 60-70%, barulah institusinya itu bisa unggul,sehingga pertemuan dengan prodi ini bisa  berdiskusi serta bermusyawarah dengan semua prodi yang ada di UNIDA,” kata Rektor.

“Tujuan saya panggil satu per satu agar terpantau pekerjaan yang sedang dikerjakan Prodi untuk menuju akreditasi unggul tersebut sehingga bisa kita arahkan, apa kekurangan-kekurangannya yang bisa diantisipasi bersama. Maka kita musyarawahkan pada pertemuan ini, untuk itu program kerja rektor mulai dari bulan Desember sampai Januari ingin menginventarisir program dari prodi untuk menuju ke akrekditasi unggul,” pungkas Rektor UNIDA.

Sementara itu Kepala BPMPI Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, S.Pd.I., M.Pd akan menyampaikan hasil pengisian  LKPS dari Prodi untuk dipelajari bersama.

“Hasil LKPS akan dilihat pemetaannya dan dilihat simulasinya dalam mendapat predikat baik sekali, ketika masing-masing  Prodi merevisi data agar sudah disinkronkan dengan PDDIKTI. Pertemuan kali ini diharapkan dapat optimal untuk re-akreditasi sehingga dapat meningkatkan PMB dan lain sebagainya,” tutur Kepala BPMPI.