[email protected] 0251-8240773
Berita

Rektor UNIDA Jadi Narasumber dalam Konferensi Internasional ICOSTELM 2025, Paparkan Kearifan Lokal Melalui Konsep 21 Karakter Tauhid sebagai Penopang Pendidikan Bangsa

Rektor Universitas Djuanda (UNIDA) Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I tampil sebagai narasumber dalam the 4th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (ICOSTELM) 2025. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam), Universiti Geomatika Malaysia (UGM), dan ASEANACA (Academic Asossociation) pada 6-8 Februari 2025 di Melaka, Malaysia.

Mengangkat tema "Catalyzing Sustainable Growth in ASEAN: Integrating Green Economy, Transformative Education, and Legal Resilience for a Sustainable Future", konferensi ini menjadi wadah pertukaran gagasan untuk pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN. Dalam kesempatan ini, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan materi berjudul "Kearifan Lokal Penopang Pendidikan Bangsa (Studi Kasus Universitas Djuanda)".

Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menekankan peran strategis pendidikan tinggi Indonesia dalam menghasilkan SDM yang kompetitif di era globalisasi. Ia menjelaskan bahwa Indonesia, sebagai bagian dari Bangsa Melayu, memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan 1.340 suku dan 115 bahasa daerah, yang tercermin dalam beragam bentuk seperti tarian, alat musik, lagu daerah, rumah adat, pakaian adat, sistem kekerabatan, dan upacara adat.

Di tengah tantangan globalisasi dan masuknya budaya asing, UNIDA mengambil inisiatif untuk memperkuat identitas budaya lokal melalui konsep "21 Karakter Tauhid". Konsep ini merupakan pendekatan holistik dalam pembentukan karakter mahasiswa yang mengintegrasikan empat aspek utama, yakni Kearifan Lokal, Kearifan Nasional, Kearifan Internasional, dan Kearifan Spiritual.

"Integrasi kearifan lokal melalui 21 Karakter Tauhid merupakan langkah strategis Universitas Djuanda dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pendekatan ini akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakar pada nilai-nilai budaya," jelas Rektor UNIDA.

Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menegaskan komitmen UNIDA untuk terus mengembangkan dan mengevaluasi implementasi konsep ini.

"Langkah selanjutnya adalah terus mengembangkan dan mengevaluasi implementasi konsep ini agar semakin relevan dan efektif dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berdaya saing dan berbudaya, khususnya dalam konteks Indonesia sebagai warga Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI)," tutupnya.