Rektor UNIDA: Profesionalitas SDM adalah Nafas Universitas
Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor
selenggarakan Pra Musyawarah Kerja (Muker) pada Selasa-Rabu, 26-27 Juli 2022. Kegiatan
diselenggarakan di Villa Bin Yacoob, kawasan Puncak Kabupaten Bogor sebagai
persiapan pelaksanaan Muker yang direncanakan akan dilakukan pada 31 Juli-2
Agustus 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, para dekan, dan
Yayasan YPSPAI.
Peningkatan profesionalitas SDM
merupakan nafas dalam rencana kerja universitas setahun mendatang. Hal ini
disampaikan oleh Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. H. Suhaidi, SH., MH. Menurutnya,
tanpa adanya kualitas SDM yang baik maka rencana kerja tidak akan terlaksana.
SDM adalah awal mula, syarat utama dalam membangun perencanaan sebagai hasil
dari Muker ini. SDM merupakan bagian dari proses pelaksanaan perencanaan
sebagai pelaksana. Dan, SDM juga menjadi bagian dari hasil program, dalam
bentuk peningkatan kualitas SDM.
Bagaimana SDM yang baik? Rektor
menyampaikan, bagaimanapun sebuah perencanaan akan mengacu pada tujuan besar
yang akan dicapai. Tujuan UNIDA Bogor adalah mencapai Universitas Unggul. Untuk
itu seluruh indikator keberhasilan mengacu pada pencapaian Universitas Unggul.
Begitupula SDM.
“Peningkatan kualitas SDM mengacu
pada tujuan kita untuk mencapai Universitas Unggul. Indikatornya terdapat pada
peningatan kualitas dan kuantitas karya ilmiah, kemampuan dan kapasitas dalam pendidikan,
serta aktivitas dan kualitas pelaksanaan dan outcome pengabdian/penelitian. Hanya dosen yang memiliki
profesionalitas yang dapat menjadi bagian SDM yang mampu mendukung ke tujuan
universitas. Dosen bukan segalanya. Dosen tidak akan berhasil tanpa didukung
oleh sistem pendataan, administrasi pendukung, dan tenaga kependidikan yang
handal dalam membangun kelembagaan pendidikan yang professional. Bagian SDM
utama lain, mahasiswa harus berperan tidak hanya dalam pembelajaran namun
aktivitas prestatif dan menjadi bagian dari Pancadarma universitas,” paparnya.