[email protected] 0251-8240773
Berita

Rifa Aryani Putri, Wisudawan Terbaik di Wisuda ke-53 UNIDA: Doa Kalian Adalah Jalan Paling Sunyi yang Mengantarkan Kami ke Sini

Rifa Aryani Putri, S.M., dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas jenjang Sarjana pada Wisuda ke-53 Universitas Djuanda (UNIDA) yang berlangsung di Puri Begawan, Bogor, Selasa (9/6/2026). Ia meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 19 hari.

Dalam kesempatan tersebut, Rifa juga mewakili wisudawan dan wisudawati untuk menyampaikan sambutan di hadapan Chancellor, Rektor, jajaran pimpinan universitas, serta para orang tua.

“Hari ini saya berdiri di sini bukan karena saya lebih istimewa dari rekan-rekan semua, tetapi karena kita pernah berada di tempat yang sama, tempat di mana proses tumbuh terkadang terasa berat, namun pada akhirnya menjadi sesuatu yang sangat berarti,” ucapnya.

Rifa menggambarkan perjalanan perkuliahan yang sesungguhnya dirasakan para mahasiswa, jauh dari kesan serba mudah. Ia bercerita tentang rekan-rekan yang merantau jauh dari rumah, yang bekerja sambil kuliah, yang aktif berorganisasi, hingga yang diam-diam menyelesaikan segala tantangan tanpa banyak bercerita.

“Justru dari proses itulah kita tumbuh. Bukan karena semuanya mudah, tapi karena kita memilih untuk tidak berhenti,” tegasnya.

Rifa juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan menjadi bagian dari program Pendidikan Kader Dakwah (PKD) UNIDA. Melalui program tersebut, ia belajar bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai yang menjadi bekal berharga dalam perjalanan akademiknya.

“Bu, Pak, hari ini jika kami berdiri di sini, bukan semata karena kerja keras kami, tapi karena ada cinta yang tidak terlihat dan doa yang tidak pernah putus bahkan saat kami nyaris menyerah. Doa kalian adalah jalan paling sunyi yang akhirnya mengantarkan kami sampai ke hari ini,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Rifa menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh rekan wisudawan dan wisudawati. Ia mengutip kalimat dari gurunya yang selama ini menjadi motivasi dalam perjalanan akademiknya, “If God and I believe in you, why you don’t believe in yourself?”

“Teruslah bermimpi, teruslah belajar, teruslah tumbuh, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat di mana pun kita berada. Mari kita rayakan pencapaian ini dengan rasa syukur, bukan sebagai akhir perjuangan, melainkan sebagai awal dari perjalanan baru untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, masyarakat, serta sesama manusia,” pungkasnya.