Riset Dosen UNIDA Angkat Potensi Lokal Jadi Produk Pangan Berdaya Saing Internasional
Kuala Lumpur, 25 Agustus 2025 – Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam kancah akademik internasional. Pada Research Collaboration Tahun 2025 yang dihadiri Rektor UITM, para Rektor Perguruan Tinggi, Presiden ASEANACA, serta akademisi dari berbagai negara, Dosen Teknologi Pangan Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) UNIDA, Arti Hastuti, S.T.P., M.T.P memaparkan hasil penelitian mengenai pengembangan produk pangan fungsional.
Dalam kesempatan tersebut, Arti Hastuti, S.T.P., M.T.P menyampaikan riset berjudul “The Effect of Tamarillo (Solanum betaceum Cav) Juice Concentration on the Chemical and Sensory Characteristics of Hard Candy”.
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan sari buah tamarillo untuk menghasilkan permen keras yang tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga memiliki manfaat fungsional bagi kesehatan. Analisis meliputi aspek kimia dan karakteristik sensori, sehingga diharapkan produk ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai inovasi pangan sehat.
Lebih jauh, penelitian ini dilaksanakan melalui skema riset kolaborasi internasional yang difasilitasi oleh Matching Grant Program. Melalui skema tersebut, UNIDA bersama mitra universitas di ASEAN berupaya memperkuat sinergi penelitian yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam bidang pangan fungsional, ketahanan pangan, dan pengembangan produk berbasis potensi lokal.
“Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pangan fungsional yang menyehatkan, serta membuka peluang hilirisasi produk lokal dengan daya saing internasional. Matching Grant menjadi pintu penting dalam memperkuat kerja sama riset lintas negara,” ujar Arti Hastuti, S.T.P., M.T.P dalam pemaparannya.
Kegiatan Research Collaboration Tahun 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring riset, memperkuat kolaborasi akademik, serta meningkatkan peran perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan melalui inovasi.