Roadshow LPPM UNIDA dan BPK Petakan Proposal Penelitian dan Pengabdian Tahun 2023
Bogor,
15 Maret 2023.
LPPM
Universitas Djuanda bersama Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) melakukan kunjungan
ke Fakultas Ilmu Sosial, Politik, dan Ilmu Komputer serta Fakultas Ilmu Pangan
Halal dalam rangka Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat dari Kemendikbudristek tahun 2023. Roadshow hari ketiga ini pun juga
dibagi kedalam dua sesi. Sesi pertama pukul 09.30-11.30 WIB dilaksananakan di FAIPG,
dan sesi kedua dilaksanakan di FE pada pukul 13.30-15.00 WIB.
Pada
roadshow hari ketiga (15/3/2023) sesi pertama ini dihadiri oleh Kepala Biro
Riset, Kepala Biro PKM dan Inovasi Hilirisasi, Ketua BPK (Dr. Rasmitadila,
S.T., M.Pd), Dekan FAI-PG, Dekan FE beserta para dosen dari masing-masing
fakultas.
Dalam dua sesi
tersebut, Kepala Biro PKM, Danu Suryani, S.H., M.H. mewakili Wakil Rektor
III/Ketua yang berhalangan hadir karena ada agenda MoU mengatakan bahwa LPPM
beserta BPK siap membantu segala hal yang diperlukan untuk kelancaran pengajuan
proposal, disamping itu disampaikan bahwa Biro PKM akan membuat aplikasi untuk
menampung potensi dosen melalui company profile dosen-dosen. Kemudian
menyampaikan pesan WR III bahwa pada prosesnya LPPM dan BPK akan berbagi tugas
menggali bersama guna mencapai arrangement yang lebih luas terkait dengan
meningkatkan klasterisasi di masa mendatang dan hadirnya kita dalam kegiatan
ini adalah karena ada rasa sayang kita semua kepada lembaga ini untuk
membangkitkan kembali Universitas Djuanda
kedalam level terbaiknya dengan berbagai macam ghiroh yang luar
biasa dari mulai diri kita sendiri, dari yang sederhana, dan dari sekarang “Vision
without action is just hallucination. Disamping itu juga
Dr. Yudi Wahyudin menyampaikan bahwa ada target yang dibebankan oleh Rektor
Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D bahwa
semestinya kita mempunyai bank proposal dan dari bank proposal tersebut target
proposal tahun 2023 adalah sebanyak 200.
Dekan FAI-PG, Dr.
Zahra Khusnul Latifa, M.Pd.I menyampaikan untuk membuat deposit box untuk
mengakomodir kebutuhan dosen-dosen PBA terkait roadmap PBA untuk dipetakan
kedalam roamap Fakultas dan Prodi sehingga dapat dipakai dalam untuk
kelengkapan program usulan penelitian dan pengabdian tahun 2023. Sehingga
bidang fokus yang diusulkan sesuai dengan roadmap penelitian Unida, Fakultas
dan Prodi.
Sementara dalam
pemaparan di sesi kedua, Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Dra. Sri Harini, M.Si. menyampaikan
bahwa merasa bersyukur dengan kegiatan
ini sehingga dapat menyimak dan bertanya
hal-hal terkait kepada tim LPPM dan BPK. Kemudian juga Fakultas Ekonomi sudah
melakukan pemetaan elijibilitas dosen serta core SINTA over all. Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai pencerahan
dalam memahami penyusunan proposal sehingga dengan mengikuti kegiatan tersebut
dapat mengajukan proposal yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang terdapat
dalam buku panduan serta template yang ditetapkan. Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk skema
pengabdian tidak ada masalah dan mempunyai peluang yang cukup besar.
Dr. Rasmitadila,
selaku Ketua BPK dalam dua sesi roadshow menyampaikan dan menegaskan buatlah
proposal yang sempurna dan harus menang sebab proposal yang bagus adalah
proposal yang lolos untuk didanai. Kemudian harus melihat dan berpatokan kepada
9 bidang fokus riset nasional yakni
pangan, energi, kesehatan, transportasi, produk rekayasa keteknikan, pertahanan
dan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora dan bidang riset lainnya. Bidang
riset lainnya adalah terkait yang menjadi perhatian yang harus dipecahkan
sekarang Serta 5 prioritas riset yakni green economy, blue economy, digital economy,
tourism dan health independence. Jadi Topik proposal yang dikirimkan harus
sesuai dengan bidang fokus dan prioritas riset nasional tadi.
Ketika penelitian
tidak lagi menggunakan skema desentralisasi, maka semua dosen akan bersaing
dengan seluruh dosen di Indonesia dan akan di review oleh reviewer
nasional.
Lebih lanjut Dr.
Rasmitadila mengatakan bahwa dalam membuat proposal, jangan keluar dari pedoman buku panduan, jangan keluar dari template
yang ditetapkan sebab satu item saja tidak sesuai dengan panduan atau template
maka dipastikan akan langsung dicoret/gagal, pilih anggota yang memiliki rekam
jejak publikasi yang baik, meskipun tidak ada larangan untuk memilih anggota
yang belum mempunyai publikasi, namun hal itu akan menjadi pertimbangan reviewer
dalam merekomendasikan proposal tersebut. Kemudian juga dalam membuat roadmap,
substansinya harus terlihat sebab nilai skor untuk roadmap lumayan besar
besar yakni 30 dari 100. Jadi proposal WAJIB Sempurna dan MENANG.
_SDJ_2023