[email protected] 0251-8240773
Berita

Roadshow LPPM Universitas Djuanda dan Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) Petakan Proposal Penelitian dan Pengabdian Tahun 2023

Bogor, 14  Maret 2023.

LPPM Universitas Djuanda bersama Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial, Politik, dan Ilmu Komputer serta Fakultas Ilmu Pangan Halal dalam rangka Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Kemenristekdikbud tahun 2023. Roadshow hari kedua ini pun juga dibagi kedalam dua sesi. Sesi pertama pukul 09.30-11.30 WIB dilaksananakan di FISIPKOM, dan sesi kedua dilaksanakan di FIPHAL pada pukul 13.30-15.00 WIB.

 

Seperti halnya kegiatan roadshow di hari pertama, roadshow hari kedua (14/3/2023) sesi pertama ini dihadiri oleh Wakil Rektor III yang juga sebagai Ketua LPPM Unida (Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si.) beserta Kepala Biro Riset, Kepala Biro PKM dan Inovasi Hilirisasi, Ketua BPK (Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd), Dekan FISIPKOM, Dekan FIPHAL beserta para dosen dari masing-masing fakultas.

 

Dalam dua sesi tersebut, Wakil Rektor III/Ketua LPPM  Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si. dalam paparannya menyampaikan, pada prosesnya LPPM dan BPK akan berbagi tugas menggali bersama guna mencapai arrangement yang lebih luas terkait dengan meningkatkan klasterisasi di masa mendatang dan hadirnya kita dalam kegiatan ini adalah karena ada rasa sayang kita semua kepada lembaga ini untuk membangkitkan kembali Universitas Djuanda  kedalam level terbaiknya dengan berbagai macam ghiroh yang luar biasa dari mulai diri kita sendiri, dari yang sederhana, dan dari sekarangVision without action is just hallucination. Disamping itu juga Dr. Yudi Wahyudin menyampaikan bahwa ada target yang dibebankan oleh Rektor Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D  bahwa semestinya kita mempunyai bank proposal dan dari bank proposal tersebut target proposal tahun 2023 adalah sebanyak 200.

 

Dekan FISIPKOM, Dra. Ginung Pratidina, M.Si., menyampaikan agar semua dosen dapat menyimak dan mengamati apa yang akan disampaikan oleh LPPM dan juga BPK,  selain itu juga agar dosen-dosen senior menjadi tandem untuk dosen-dosen muda. Kemudian disampaikan juga bahwa FISIPKOM telah menyiapkan judul-judul yang mana nanti dapat berkoordinasi degan BPK untuk dilakukan perbaikan-perbaikan sebagaimana  yang template yang ditetapkan dalam buku panduan.

 

Sementara dalam pemaparan di sesi kedua, Dekan Fakultas Ilmu Pangan Halal Dr. Helmi Haris, M.S. menyampaikan  bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai pencerahan dalam memahami penyusunan proposal sehingga dengan mengikuti kegiatan tersebut dapat mengajukan proposal yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang terdapat dalam buku panduan serta template yang ditetapkan.  Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk skema pengabdian tidak ada masalah dan mempunyai peluang yang cukup besar.

 

Oleh karena tentu sangat berharap nanti tim BPK dapat membimbing penyusunan proposal sampai tahap siap dan sempurna.

 

Dr. Rasmitadila, selaku Ketua BPK dalam dua sesi roadshow menyampaikan dan menegaskan buatlah proposal yang sempurna dan harus menang sebab proposal yang bagus adalah proposal yang lolos untuk didanai. Kemudian harus melihat dan berpatokan kepada 9 bidang fokus riset nasional  yakni pangan, energi, kesehatan, transportasi, produk rekayasa keteknikan, pertahanan dan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora dan bidang riset lainnya. Serta 5 prioritas riset yakni green economy, blue economy, digital economy, tourism dan health independence. Jadi Topik proposal yang dikirimkan harus sesuai dengan bidang fokus dan prioritas riset nasional tadi.

 

Ketika penelitian tidak lagi lagi menggunakan skema desentralisasi, maka semua dosen akan bersaing dengan seluruh dosen di Indonesia dan akan direview oleh review nasional.

 

Lebih lanjut Dr. Rasmitadila mengatakan bahwa dalam membuat proposal, jangan keluar  dari pedoman buku panduan, jangan keluar dari template yang ditetapkan sebab satu item saja tidak sesuai dengan panduan atau template maka dipastikan akan langsung dicoret/gagal, pilih anggota yang memiliki rekam jejak publikasi yang baik, meskipun tidak ada larangan untuk memilih anggota yang belum mempunyai publikasi, namun hal itu akan menjadi pertimbangan reviewer dalam merekomendasikan proposal tersebut. Kemudian juga dalam membuat roadmap, substansinya harus terlihat sebab nilai score untuk roadmap lumayan besar besar yakni 30 dari 100. Jadi proposal WAJIB Sempurna dan MENANG.

 

 

_SDJ_2023