[email protected] 0251-8240773
Berita

Sains Komunikasi Universitas Juanda Bekali Mahasiswa Branding Desain Grafis Era 4.0

Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM), Universitas Djuanda (UNIDA), Kabupaten Bogor mengadakan webinar desain grafis bersama praktisi.

Webinar desain grafis ini mengusung tema "Membangun Branding Desain Grafis di Era 4.0”.

Para peserta yang mengikuti kegiatan ini dibekali pengelolaan branding dalam desain dengan tujuan agar mampu mengenal, membuat konsep dan menganalisa pasar dalam membentuk ketertarikan terhadap suatu produk.

Kegiatan ini merupakan bagian rangkaian mata kuliah desain komunikasi grafis yang membuka ruang diskusi kepada pihak luar guna memperkaya wawasan mahasiswa dalam pentingnya desain dalam sebuah pesan komunikasi.

“Saya mengharapkan mata kuliah ini merupakan langkah awal untuk membangun konsep desain dalam membuat acara ataupun kegiatan. Tentu kefokusan, ritme harmonisasi serta keseimbangan merupakan kata kunci dalam membuat desain yang baik,”kata dsen pengampu mata kuliah Dr. Ali Alamsyah Kusumadinata kepada kanalbaru.com, Selasa (17/1/2023).

Sementara, pengajar kedua dalam mata kuliah ini, Nadia Amalia menuturkan, agar terus menggali informasi desain tidak hanya di kampus tapi juga dalam komunitas yang mampu memberikan tambahan input pembelajaran.

Pengelolaan branding dalam desain dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Desain diharapkan mampu menambah jumlah konsumen dan menunjukkan kualitas dari satu produk. 

Diversitas media yang memungkinkan membangun komunikasi branding lebih dari satu konsep desain. 

Oleh karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu mendesain konsep visualisasi sesuai dengan selera pasar dan nilai dari produk yang dimiliki.

Dalam pembukaan acara wakil dekan non-akademik sekaligus Ketua Program Studi Sains Komunikasi Maria Fitriah, M.Si mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi dapat memperkenalkan diri seseorang jauh lebih mudah.

“Dalam membentuk branding jauh lebih cepat dengan manajemen yang baik dan memberikan dampak yang sangat cepat bagi khalayak,” tuturnya.

Pada sesi penyampaian materi Fadil Rizqi Pangestu sebagai praktisi designer dan illustrator mengungkapkan bahwa yang menjadi tujuan akhir desain adalah branding personal yang merupakan ucapan kita kepada dunia bahwa kita siapa, bisa apa, menjual apa sehingga mampu menjadi mandiri.

“Kenapa harus personal branding karena menunjukkan top of mind, memudahkan dikenal klien dan memiliki status sosial yang baik tanpa melihat harga. Personal branding perlu dibangun apa yang kita suka, sehingga lebih percaya diri,”ucapnya.

Selain itu kuantitas dalam desain yang akan dibuat dinilai lebih penting daripada kualitas desain, karena dengan semakin banyaknya desain yang dibuat dapat mengevaluasi dari desain yang kita buat serta meningkatkan bagaimana style dan karakter dari desain tersebut.

Beberapa skill yang perlu dikuasai adalah Niche da positioning perlu ditegaskan kembali selain itu adalah kemampuan negosiasi. WoM, worth of mouth memiliki kekuatan besar bagi pemula untuk mengawali usaha desain grafis.

"Kemampuan membangun portofolio perlu dimiliki dalam mencari pengalaman yang menjadi kekuatan bagi bisnis pemula. Peran komunitas mampu meningkatkan kemampuan desainer,” pungkasnya.