[email protected] 0251-8240773
Berita

Santri Mahasiswa Pembinaan Kader Dakwah (PKD), Khusyuk Berjamaah Shalat Lima Waktu Setiap Saat di Mesjid Baitul Hamdi

Shalat lima waktu merupakan salah satu kewajiban atau rukun Islam yang kedua dan mampu menjadikan para pelaksananya mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar.  Kegiatan shalat lima waktu secara berjamaah menjadi keutamaan rutinitas kegiatan yang dilakukan oleh para santri mahasiswa Pendidikan Kader Dakwah (PKD) Universitas Djuanda.

Kekhusyukan kegiatan shalat berjamaah di Mesjid Baitul Hamdi memberikan ketenangan jiwa dalam melaksanakan kewajiban shalat lima waktu tersebut.  Kegiatan shalat berjamaah memang menjadi ciri khas mahasiswa santri PKD yang selalu mempunyai kesempatan untuk melaksanakan shalat berjamaah setiap waktu di awal waktu shalat.

Hal ini dikarenakan pihak Universitas Djuanda menerbitkan aturan yang mengikat seluruh insan Universitas Djuanda untuk menghentikan setiap kegiatan akademik maupun non akademik maksimal 10 menit sebelum adzan berkumandang.  Kegiatan shalat lima waktu yang dilakukan santri mahasiswa PKD bersama-sama insan Universitas Djuanda lainnya bertempat di Mesjid Baitul Hamdi yang merupakan pusat seluruh kegiatan kampus bertauhid Universitas Djuanda.  Universitas Djuanda merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang menyematkan kalimat bertauhid pada logo perguruan tingginya di Indonesia, bahkan mungkin satu-satunya di dunia.

Kegiatan shalat berjamaah pada waktu shalat dzuhur dan ashar selalu diikuti oleh para santri mahasiswa PKD dan seluruh insan Universitas Djuanda setiap kali adzan dzuhur dan ashar dikumandangkan.  Hal ini tentu menjadi fenomena menarik ketika setiap langkah dari para santri dan insan Universitas Djuanda convergen menuju Mesjid Baitul Hamdi yang terletak di dalam kawasan Kampus Bertauhid Universitas Djuanda.

Kegiatan berjamaah yang dilakukan merupakan bentuk aktualisasi individu dan kelembagaan dalam mengimplementasikan nilai 21 karakter tauhid yang menjadi pegangan khusus bagi santri mahasiswa PKD dan seluruh insan Universitas Djuanda untuk turut berpartisipasi aktif dalam pengamalan adab-adab kehidupan kampus bertauhid. Kegiatan shalat berjamaah yang dilaksanakan oleh para santri PKD dan seluruh insan Universitas Djuanda diawali dengan melaksanakan shalat sunnah rawatib, bershalawat sampai sebelum iqamah, lalu berjamaah dengan diimami oleh hafidz qur’an yang merupakan pembina tahfidz santri mahasiswa PKD Universitas Djuanda.

Para tahfidzil qur’an merupakan para dosen yang secara akademik juga melakukan pembinaan terbaik bagi berbagai kegiatan akademik Universitas Djuanda.  Biasanya setelah shalat berjamaah, dilanjutkan dengan rutinitas dzikir dan doa bersama untuk menambah keberkahan shalat berjamaah.  Khusus setelah shalat dzuhur pada setiap hari Senin-Kamis disisipkan dengan kegiatan Kuliah Ba’da Dzuhur (Kulbadzu) yang merupakan kegiatan pembinaan rohani secara tematik.  Khusus setelah shalat dzuhur berjamaah dan kulbadzu ini juga dilanjutkan musafahah diiringi dengan shalawat ke baginda rasulallah SAW.