Santri PP MABIT UNIDA Isi Kegiatan 10 Ramadhan Terakhir Berbagi Kebaikan dengan Santunan Anak Yatim
Menjelang 10 hari terakhir
Ramadhan, Santri Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (PP Mabit) Universitas
Djuanda (UNIDA) selenggarakan kegiatan santunan anak yatim pada Jumat, 14 April
2023 yang di Majelis Baitul Quran UNIDA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh
Pengasuh dan Pimpinan PP Mabit UNIDA serta diikuti oleh para santri PP Mabit
UNIDA.
Dalam pembukaannya, M. Aulya Akbar selaku Ketua
Pelaksana mengungkapkan bahwa kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan di
penghujung akhir Ramadhan ini menjadi salah satu rangkaian dalam momentum untuk
saling berbagi kebaikan, sehingga diharapkan hal ini bisa terus menjadi
penyemangat dalam beribadah kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah pada kali ini sudah terlaksananya kegiatan santunan
anak yatim di penghujung akhir Ramadhan. Semoga 10 hari terakhir Ramadhan ini
kita terus bersemangat dalam beribadah kepada Allah SWT dan masih bisa berjumpa
kembali di Ramadhan tahun berikutnya. Saya juga berterima kasih kepada pengasuh
PP Mabit UNIDA dan Pimpinan UNIDA, orang tua beserta anak-anaknya yang berkenan
hadir pada acara ini. Semoga acara ini diberikan keberkahan dan rahmat oleh Allah
SWT,” ujarnya.
Kemudian, Pengasuh PP Mabit
UNIDA, H. Muhammad Syafii Lubis, S.H dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur
bahwa masih bisa diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama santri PP Mabit UNIDA
serta anak-anak yatim untuk saling berbagi dengan sesama.
“Puji syukur kita kepada Allah
SWT kita masih bisa berkumpul di ruangan ini bersama. Ini merupakan suatu
hikmah bagi kita semua terutama santri PP Mabit. Jadi kita masih bersyukur
diberi hikmah oleh Allah SWT, masih diberikan kebukaan hati untuk saling
berbagi kepada sesama. Kami berharap nantinya apa yang diberikan oleh
teman-teman santri ini jangan dilihat dari jumlahnya, jangan lihat dari apa
yang diberikan tapi berusahalah kita untuk melihat adanya upaya kita untuk
saling memperhatikan sesama. Semoga pertemuan sore ini bisa membawa keberkahan bagi
kita semua,” tutur H. Muhammad Syafii Lubis, S.H.
Sementara itu dalam sesi
tausyiah, Arif Padriansyah yang juga merupakan santri Pendidikan Kader Dakwah (PKD)
PP Mabit UNIDA menyampaikan salah satu hadist yang menjelaskan mengenai kedekatan
Rasulullah SAW dengan anak yatim. Dijelaskan anak yatim begitu istimewa, karena
Rasulullah SAW sendiri yang langsung turun menyayangi dan memperhatikan
anak-anak yatim. Dalam salah satu hadistnya yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah
SAW menyebutkan bahwa Rasul
dan orang yang menanggung anak yatim adalah seperti jari telunjuk dan jari
tengah.
“Nah ini adalah keutamaan yang
memperhatikan anak yatim, yang mau memberi makan minum anak yatim, jadi Rasulullah
SAW dengan anak yatim dan orang-orang yang suka memberi makan anak yatim itu dekatnya
seperti telunjuk dan juga jari tengah. Jadi sangat dekat kecintaan Rasulullah
kepada anak yatim dan juga orang yang memperhatikan anak yatim,” pungkasnya.