Sekolah Pascasarjana UNIDA Gelar Taaruf bagi Mahasiswa Baru Program Magister, Internalisasikan 21 Nilai Karakter Tauhid Menuju UNIDA Unggul
Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Taaruf Mahasiswa Baru Program Magister Tahun Akademik 2023/2024 pada Jum’at (22/09/2023). Mengangkat tema bertajuk “Internalisasi 21 Nilai Karakter Kampus Bertauhid Menuju UNIDA Unggul”, kegiatan taaruf ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Sekolah Pascasarjana, Kampus UNIDA.
Plt. Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana UNIDA agar dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus sebelum kegiatan perkuliahan dimulai.
“Selamat datang di Universitas Djuanda, Kampus Bertauhid. Pada kesempatan ini, mahasiswa baru juga akan sekalian dikenalkan dengan budaya kehidupan kampus bertauhid, yang mana ini tercermin dalam 21 Nilai Karakter Tauhid yang perlu dimiliki dan diimplementasikan oleh mahasiswa UNIDA di kehidupan sehari-hari,” ujarnya mengawali sambutan.
Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H menambahkan, 21 Nilai Karakter Tauhid ini harus menjadi pondasi dasar mahasiswa UNIDA untuk bisa mencapai cita-cita yang tidak hanya dapat menggenggam dunia, namun juga dapat meraih kesuksesan akhirat.
“Semangat belajar dan menuntut ilmu, jadikan niat serta tujuan ikhlas karena Allah SWT agar tercapai apa yang kita cita-citakan. Untuk memulai pada kegiatan taaruf ini, insyaAllah nanti akan ada penyampaian materi dari Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H selaku Chancellor UNIDA, serta materi dari Rektor Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D,” pungkasnya.
Hadir membuka kegiatan, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menyampaikan, UNIDA memiliki visi “Menjadi Universitas Riset yang Menyatu dalam Tauhid dan Diakui Dunia”. Oleh karena itu, terdapat 3 kata kunci yang menjadi fokus dalam pencapaian visi tersebut, yakni riset, tauhid, dan diakui dunia. Ketiga hal ini kemudian diejawantahkan ke dalam misi ke depan dengan telah disusun juga RIP, RENSTRA dan RENOP yang menjadi acuan.
“Visi ini tentu menjadi sebuah tantangan, bagaimana kita dapat mewujudkan hal itu. Tetapi insyaAllah, dengan apa yang kita miliki saat ini, kita percaya dan yakin akan mampu mencapai apa yang kita harapkan itu. Kemudian, kita dikenal juga dengan Kampus Bertauhid, yang menjadikan kita berbeda dengan perguruan tinggi lainnya. Maka wajib bagi kita sebagai insan akademik Kampus Bertauhid untuk bisa mencerminkan 21 Nilai Karakter Tauhid di manapun dan kapanpun,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D juga menyampaikan materi berkenaan dengan “Pentingnya Publikasi Ilmiah”. Sementara itu, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan materi berjudul “21 Nilai Karakter Tauhid”.
Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam awal pemaparannya menjelaskan mengenai sejarah didirikannya UNIDA.
“UNIDA didirikan pada tahun 1987 oleh Letnan Jendral TNI Purn. H. Alamsjah Ratu Perwiranegara. Nama Djuanda diabadikan menjadi nama Universitas sebagai penghormatan kepada seorang Pahlawan Kemerdekaan Nasional berdarah sunda, yaitu Ir. H. Djuanda Kartawidjaja kelahiran Tasikmalaya yang banyak berkiprah di bidang pemerintahan di Republik Indonesia,” ujarnya.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menuturkan, Ir. H. Djuanda Kartawidjaja memiliki banyak sumbangsih yang besar terhadap kemerdekaan dan menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdaulat, salah satu diantaranya adalah Delarasi Djuanda.
“Pada saat itu, wilayah kedaulatan RI hanya memiliki 1,9 juta km2. Lalu Ir. H. Djuanda hadir menyampaikan gagasannya mengenai Archipelagic State. Wilayah NKRI kemudian bertambah 5 juta km2 dengan Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957. Mahasiswa UNIDA wajib tahu dan memahami bagaimana perjuangan Ir. H. Djuanda patut menjadi keteladanan bagi kita semua,” tuturnya.
Lebih jauh, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H memaparkan terkait dengan 21 Nilai Karakter Tauhid.
“21 Nilai Karakter Tauhid terdiri dari 4 pilar, yakni pilar Local Wisdom, National Wisdom, Global Wisdom, dan Spiritual Wisdom. Keempat pilar ini bermuara pada Akhlakul Karimah yang menjadi Ultimate Goals,” terangnya.
Pilar Local Wisdom terdiri dari Cageur, Bageur, Pinter, Bener, dan Singer. Pilar National Wisdom terdiri dari Nasionalitas, Integritas, Loyalitas, Respeksitas, dan Kapasitas. Pilar Global Wisdom terdiri dari Awareness, Responsibility, Participation, Creativity, dan Adversity. Sementara Pilar Spiritual Wisdom terdiri dari Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah, dan Istiqomah.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan taaruf kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai sosialisasi dan penjelasan mengenai Sekolah Pascasarjana UNIDA.

