[email protected] 0251-8240773
Berita

Sekolah Pascasarjana UNIDA Perteguh Jejaring Akademik Global di UiTM Melaka Malaysia

Universitas Djuanda (UNIDA) terus memperluas jejaring internasional melalui partisipasi aktif dalam Seminar Isu Akademik ASEAN yang diselenggarakan di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka, Malaysia, pada Rabu (28/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program internasional bersama ASEAN Academic Association (ASEANACA) Batch 6 yang bertujuan memperkuat kolaborasi akademik, riset, dan inovasi antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Seminar ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara ASEAN untuk membahas isu-isu strategis pendidikan tinggi, termasuk internasionalisasi kurikulum, hilirisasi riset, inovasi pembelajaran, serta penguatan kemitraan global berbasis kebutuhan industri dan masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Djuanda, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H., menegaskan bahwa keikutsertaan UNIDA dalam forum akademik ASEAN ini menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan mutu institusi.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Universitas Djuanda dalam memperkuat rekognisi dan kolaborasi global. Pertemuan akademik lintas negara seperti ini sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran, riset kolaboratif, serta daya saing lulusan di tingkat internasional,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa forum ini juga membuka peluang kerja sama konkret dalam bentuk joint research, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan program akademik bersama.

Prof. Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H., Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda, menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Pascasarjana UNIDA di UiTM Melaka merupakan langkah penting dalam memperteguh jejaring akademik global. Menurut beliau, kolaborasi internasional seperti ini membuka ruang pertukaran ilmu, penguatan mutu riset, serta pengembangan pembelajaran berstandar internasional yang akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan pascasarjana.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Lina Herlina, S.Hum., M.Pd, selaku Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Islam sekaligus perwakilan Sekolah Pascasarjana UNIDA, menyampaikan bahwa forum ASEAN ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan tata kelola pendidikan tinggi berbasis kolaborasi regional.

“Pertemuan akademik di tingkat ASEAN memperlihatkan bahwa pengelolaan pendidikan tinggi ke depan harus adaptif, kolaboratif, dan berbasis dampak. Ini sejalan dengan semangat Sekolah Pascasarjana UNIDA untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa diskusi bersama perguruan tinggi ASEAN membuka peluang integrasi riset, inovasi kurikulum, dan penguatan kepemimpinan akademik lintas negara.

Partisipasi dalam Seminar Isu Akademik ASEAN ini memiliki keterkaitan strategis dengan seluruh program studi di Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda: 

 

  1. Magister Manajemen Pendidikan Islam 

    Menguatkan wawasan tentang tata kelola pendidikan Islam berbasis global, kepemimpinan pendidikan, serta kolaborasi internasional dalam pengembangan kurikulum dan riset pendidikan.

  2. Magister Hukum.

    Memberikan perspektif tentang harmonisasi regulasi pendidikan tinggi, hukum internasional, serta kebijakan akademik lintas negara di kawasan ASEAN.

  3. Magister Administrasi Publik

    Relevan dalam kajian tata kelola pendidikan tinggi sebagai bagian dari pelayanan publik, kebijakan pendidikan regional, dan diplomasi akademik.

  4. Magister Teknologi Pangan (Pangan Halal). 

    Membuka peluang kerja sama riset inovasi pangan halal, standardisasi produk, dan penguatan jejaring industri halal di tingkat ASEAN.

  5. Magister Pendidikan Dasar 

    Memberikan inspirasi pengembangan sistem pendidikan dasar yang adaptif terhadap tantangan global, terutama dalam inovasi pembelajaran dan penguatan karakter.

  6. Magister Manajemen

    Berkaitan dengan pengelolaan institusi pendidikan sebagai organisasi modern berbasis strategi, inovasi, dan kemitraan global.

  7. Program Doktoral Hukum

    Relevan dalam kajian kebijakan pendidikan tinggi, hukum kelembagaan internasional, serta regulasi kolaborasi akademik lintas negara.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Djuanda untuk terus memperluas peran globalnya melalui kolaborasi akademik strategis di kawasan ASEAN, sekaligus mendukung visi kampus berdampak yang berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, riset, dan masyarakat internasional.