Sekolah Vokasi UNIDA Selenggarakan Cooking Class, Bekali Keterampilan Peserta Pembuatan Bakso
Dalam rangkaian pre-launching
Program Studi Bisnis Jasa Makanan jenjang Diploma IV, Sekolah Vokasi
Universitas Djuanda (UNIDA) bersama
dengan Aliansi Kuliner Indonesia (Kul-Ind) dan LPH Almahyra menggelar kegiatan Cooking Class “Pelatihan Pembuatan Bakso”, pada Sabtu (10/12/2022) di depan Lobi Gedung E UNIDA. Seperti
diberitakan sebelumnya, kegiatan pelatihan ini disertai dengan bazar dan kurasi
produk UMKM untuk ekspor
yang dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 9 sampai dengan 10 Desember 2022.
Kepala Sekolah Vokasi
UNIDA Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si mengatakan, Sekolah Vokasi UNIDA dalam hal ini berkomitmen penuh untuk meningkatkan kompetensi serta membuka
peluang lebih luas bagi masyarakat. Melalui berbagai program kegiatan yang
dijalankan, diharapkan akan dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi para pelaku UMKM.
Lebih
lanjut Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si menyampaikan, dalam cooking class pada kesempatan ini
peserta dilatih bagaimana pembuatan bakso yang tidak hanya akan diajarkan
secara teknis, namun dijelaskan pula mengenai prospek dan hal lainnya yang
berkaitan dengan keberlanjutan usaha bakso.
“Dimana bakso ini satu makanan khas,
yang sebagian besar masyarakat Indonesia menyukainya, dan dalam pembuatannya
pun tidak terlalu sulit. Oleh karenanya, kita membuat suatu pelatihan usaha
bakso dibimbing oleh chef yang
berpengalaman. InsyaAllah beliau mau
mengajarkan ilmunya kepada kita semua melalui program pre-launching prodi baru di Sekolah Vokasi UNIDA ini,” ungkapnya.
Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si menuturkan, ke depan kegiatan cooking class seperti ini tidak hanya berhenti sampai pelatihan
pembuatan bakso saja, tetapi lebih jauh akan dicari skema dan dibuat program
kegiatan pelatihan lain yang potensial. Sehingga diharapkan para peserta pelatihan
selanjutnya dapat menjadi mitra yang jika ada event pada waktu mendatang bisa diikutsertakan kembali untuk satu
program yang lebih besar.
“Di pelatihan ini kita tuntaskan,
selanjutnya kita beri peluang untuk mengisi stand
atau gerai yang menjadi mitra kita sebelumnya. Setelah bisa membuat bakso
sendiri dengan segala kreasinya, maka kita siapkan gerai mana yang bisa kita
masuki untuk program bisnis baru mereka. Mudah-mudahan ini mendapat sambutan
yang besar dari masyarakat,” harapnya.
Salah satu peserta pelatihan, Rizal
Abdul Azis dari Bogor mengungkapkan alasan mengikuti kegiatan ini ialah agar mendapat
wawasan luas perihal pembuatan bakso yang selain enak juga menyehatkan.
“Kegiatan cooking class ini alhamdulillah
memuaskan, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang pembuatan bakso, insyaAllah selanjutnya lebih siap dalam
membuka usaha bakso sendiri,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Fiki
Rahaditya sebagai peserta mengutarakan bahwa apa yang diberikan dalam pelatihan
ini akan sangat bermanfaat nantinya untuk bagaimana membuka usaha bakso.
“Alhamdulillah
selesai mengikuti kegiatan ini mendapat ilmu baru, khususnya terkait dengan
prospek usaha bakso. InsyaAllah ke
depan semoga dapat mempraktikkan apa yang sudah dipelajari hari ini,” tukasnya.