[email protected] 0251-8240773
Prestasi

Selamat! Dosen FAPERTA UNIDA Raih Best Paper pada the 2nd ICBR 2023

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Dr. Riny Kusumawati, S.P., M.M, Dosen Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA), berhasil meraih penghargaan sebagai Winner of Best Paper dalam The 2nd International Innovation and Conference on Bandung Regency (ICBR) tahun 2023 yang dilaksanakan pada Selasa-Rabu (7-8/11/2023) di Hotel Grand Sunshine, Kabupaten Bandung.

 

Dr. Riny Kusumawati, S.P., M.M dalam sesi wawancara menuturkan, ia bersama timnya yakni Shinta Nasution dan Nurlinda Safitri memaparkan makalahnya yang berjudul “Latent Class Analysis of Traditional Bullying and Cyberbullying Victims with Psychological Adaptation Depression and Subjective well-being on Preteensin Bogor Regency”.

 

Dr. Riny Kusumawati, S.P., M.M menerangkan, dalam penelitiannya tersebut disampaikan mengenai tindakan bullying di sekolah yang merupakan masalah serius dan sudah banyak penelitian mengenai dampak buruknya terhadap perkembangan kesehatan mental remaja. Namun, hanya sedikit penelitian yang berfokus pada karakteristik pra remaja yang menjadi korban traditional bullying dan cyberbullying sebagai kelompok khusus.

 

“Hal inilah yang mendasari pengembangan strategi adaptasi psikologis untuk menciptakan karakteristik pra remaja yang tangguh,” terangnya.

 

Lebih lanjut Dr. Riny Kusumawati, S.P., M.M yang juga merupakan Kepala Bidang Litbang Bappedalitbang Kabupaten Bogor mengemukakan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan pra remaja korban bullying dengan metode Latent Class Analysis (LCA) dan adaptasi psikologis pada aspek negatif (depresi) dan positif (subjective well-being), kemudian juga mengkaji hubungan kelompok tersebut dengan lingkungan sekolah (guru dan teman sebaya) dan keluarga.

 

“Data dikumpulkan dari tujuh belas SMP (wilayah utara dan barat) di Kabupaten Bogor. Korban bullying diidentifikasi menggunakan The Olweus Bullying Questionaire (OBQ) sehingga diperoleh 522 responden dan dianalisis menggunakan SPSS 27.0 dan Winmira,” tuturnya.

 

“Korban perundungan pra remaja diklasifikasikan ke dalam dua kelas profil, perundungan normatif mencapai 50% dan perundungan berat/agresif mencapai 50%. Profil normatif ditandai dengan rendahnya kasus bullying, tingkat depresi yang sangat rendah, dan kesejahteraan subjektif yang tinggi. Profil agresif ditandai dengan kasus-kasus perundungan dan tingkat depresi yang tinggi, namun kesejahteraan subjektifnya rendah. Hal ini menunjukkan bahwa remaja korban bullying mempunyai adaptasi psikologis,” sambungnya.

 

Sebagai informasi, ICBR merupakan program kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung sebagai salah satu upaya untuk menyikapi perkembangan paradigma akan pentingnya penyusunan kebijakan dan program pembangunan pemerintah berdasarkan kajian ilmiah (science based-policy).

 

Pada tahun ke-2 ini, ICBR menggagas tema “Competitiveness to Human Resources For Golden Indonesia 2045” yang terselenggara atas sinergi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung Bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran.

 

Dilansir dari laman resminya, penyelenggaraan ICBR sejalan dengan penguatan riset dan inovasi nasional yang dimotori oleh BRIN. Dalam hal ini, pemerintah daerah mendukung inisiatif tersebut dengan semangat yang sama, yaitu menjadikan hasil kajian ilmiah sebagai penunjang pengambilan kebijakan daerah. Sehingga perlu adanya wadah yang menjembatani penelitian ilmiah dan pengembangan kebijakan daerah untuk mendukung pencapaian tujuan nasional berkelanjutan.

 

Oleh karena itu, ICBR bertujuan untuk membangun dialog yang efektif dan komprehensif di antara para pembuat kebijakan, akademisi, praktisi dan pemangku kepentingan terkait lainnya dalam memperkuat jaringan dan bertukar pengetahuan untuk menciptakan inovasi, khususnya dalam pembangunan pedesaan.