[email protected] 0251-8240773
Berita

Siap Jaring Putra-Putri Terbaik! UNIDA dan Pemerintah Desa Siap laksanakan Tes Seleksi Beasiswa 'Sasar Sades'

BOGOR — Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar pertemuan koordinasi strategis dengan sejumlah jajaran Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Bogor. Pertemuan ini difokuskan pada pematangan persiapan pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) bagi para calon mahasiswa penerima beasiswa program Satu Desa Satu Sarjana (Sasar Sades).

Kegiatan koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Djuanda, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pemerintah desa atas kepercayaannya menjadikan UNIDA sebagai mitra pendidikan melalui program Sasar Sades.

"Universitas Djuanda berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui program ini, kami berharap dapat mencetak generasi yang unggul dan berkarakter tauhid, khususnya dalam memberdayakan masyarakat di kawasan perdesaan," ujar Dr. Aal Lukmanul Hakim.

Guna memastikan kelancaran tahap seleksi, Kepala Biro Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Djuanda, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P., memaparkan secara komprehensif mengenai teknis pelaksanaan TPA. Ia menjelaskan bahwa tahapan seleksi dirancang secara transparan dan terukur untuk mendapatkan kandidat terbaik dari setiap desa.

"Dalam waktu dekat, kita tidak hanya akan melaksanakan Tes Potensi Akademik, tetapi juga akan dilanjutkan dengan tahapan wawancara. Kedua tahapan ini penting untuk mengukur kesiapan akademik dan komitmen para calon penerima beasiswa sebelum mereka resmi bergabung dengan Universitas Djuanda," jelas Faisal Tri Ramdani.

Dari aspek legalitas dan kelengkapan berkas, kegiatan ini juga diisi dengan arahan dari Kepala Biro Kerja Sama Universitas Djuanda, Imam Abdul Azis, S.E.I., M.Si. Ia menginformasikan urgensi kelengkapan dokumen kerja sama antara universitas dan pihak desa. 

"Penyelesaian dokumen kerja sama program Sasar Sades ini sangat esensial. Dokumen tersebut akan menjadi landasan hukum utama pelaksanaan kegiatan sekaligus wujud komitmen kita bersama dalam menjaga asas tertib administrasi," tegas Imam Abdul Azis. 

Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif ini ditutup dengan diskusi dua arah yang produktif. Hasil dari koordinasi ini menyepakati jadwal pelaksanaan tes akademik yang akan segera disosialisasikan kepada para calon peserta di masing-masing desa. Kesepakatan ini menjadi penanda kuatnya kolaborasi antara dunia akademis dan pemerintah desa dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Bogor.