Siap Mencapai Unggul, Pimpinan Universitas Djuanda Roadshow ke Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru
Fakultas Agama
Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda mendapat jadwal roadshow sosialisasi pembinaan Program
Studi pada 3 Juni 2022.
Kegiatan yang bertajuk Rencana Tindak Lanjut Evaluasi Akreditasi Menuju
Universitas Unggul ini dikemas oleh FAIPG dengan santai dalam kehangatan
silaturahim. Seluruh pejabat struktural dan dosen FAIPG duduk bersama mendengarkan
arahan dan secara interaktif mengikuti jalannya acara. Turut hadir menjadi
narasumber sekaligus tim roadshow
yaitu Penasihat Pendidikan Tinggi Yayasan Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd., Dewan Pengawas
Universitas Samsuri SE., MM., Rektor Prof. Dr.
Suhaidi, SH., MH, Wakil Rektor II Aal Lukmanul Hakim, SH.,MH dan Wakil Rektor
III Dr. Ir. Ristika Handarini, MP serta Tim Badan Penjaminan Mutu dan
Pengembangan Institusi (BPMPI).
Dekan FAIPG Zahra
Khusnul Latifah, S.Pd.,M.Pd menyampaikan ?kita akan membahas bagaimana kemajuan Prodi,
sejatinya Prodi kita perlu banyak mendengar arahan,? ungkapnya saat membuka acara.
Pada sesi awal roadshow para ketua program studi memaparkan presentasi berupa indikator dan
rencana tindaklanjut berbagai persoalan yang ada di setiap prodi. Ketua Prodi Ekonomi Syariah (ESI), Wildan Munawar, S.EI., MA menyampaikan perlu adanya prioritas peningkatan animo
calon mahasiswa melalui seleksi dan penerimaan mahasiswa untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru
prodi ESI dengan cara bekerjasama dengan guru Bimbingan Konseling di Sekolah.
Kepala Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Dr. Helmi Tasti Adri, S.Pd., M.Pd.Si akan mengimplementasikan crash program bagi mahasiswa lama
bekerjasama dengan yayasan dan pimpinan Universitas.
?Untuk mahasiswa akhir
akan ada hari bimbingan skripsi dan hari bimbingan akademik termasuk bagi
mahasiswa akhir yang terkendala biaya, alhamdulillah oleh Yayasan sudah diakomodir,? ungkap Helmi Tasti Adri.
Kepala Prodi PGSD menyampaikan akan mengadakan bimbingan karir bagi mahasiswa
akhir. Akreditasi Prodi PGSD berakhir pada tahun 2025. PGSD siap untuk mencapai unggul.
?Kami melakukan bimbingan karir untuk mahasiswa yang akan
lulus, dan memberikan informasi lowongan pekerjaan. Kami menggarap MoU dengan
berberapa sekolah untuk memperkuat treasur
study mahasiswa setelah lulus dari prodi PGSD, alhamdulilah beberapa mahasiswa sudah banyak yang mengajar bahkan
meskipun mereka belum lulus,?
ujarnya.
Rektor Unida Bogor menyampaikan target pada tahun 2026
Unida menjadi universitas unggul, untuk itu perlu ada progres dari Prodi untuk mencapai unggul. Minimal 60% Prodi sudah terakreditasi A.
?Ini yang mau kami
lihat, secara kuantitatif sebelum 2026 jika memungkinkan target kita 60%Prodi terakreditasi
A. Tentunya ini didukung sepenuhnya oleh para pimpinan dan seluruh dosen. Untuk itu kami membuat
jadwal roadshow ke tiap fakultas, untuk melihat bagaimana
masalah Prodi dan untuk membahas masalah
yang menjadi target kita bersama. Perlu identifikasi masalah
di FKIP. IKU 8 perlu dipenuhi pencapaian
targetnya,?
lanjutnya.
Menurut Penasihat Pendidikan Tinggi Yayasan Prof. Dr.
Uman Suherman AS, M.Pd.,
target 2026 menjadi universitas unggul bukan sesuatu yang
mustahil. Paling penting fakultas harus mempunyai rasa optimis dengan membawa diri kita paham dengan fungsi, orientasi dan hasil.
?Jika Prodi mau akreditasi
A setiap dosen wajib melakukan penelitian, karena dosen sebagai ilmuwan maka
dosen itu harus menyebarkan keilmuannya.
Dosen juga sebagai pendidik, sehingga penting dosen membuat karya lalu
dipublikasikan dan bisa dibaca oleh semua orang,? paparnya.
?Tugas dosen bukan
membuat mahasiswa didik mampu namun agar peserta didik ada kemauan. Jika dosen
sukses maka para mahasiswa juga akan sukses. Kebahagiaan yang paling hakiki
para dosen manakala mahasiswa memiliki keberhasilan melebihi keberhasilan dia,
maka indikator lulusan menjadi IKU utama.?
Prof. Dr. Uman
Suherman AS, M.Pd. menyarankan pertemuan seperti ini baik diadakan rutin antar Prodi. Selain silaturahmi secara akademik dapat berbicara tentang kurikulum, lulusan dan
perkuliahan mengangkat fakultas mencapai unggul.
?Kita berkompetisi
dengan cara menyempurnakan yang sudah kita miliki. FAIPG bisa maju dengan cara
berpikir maju. Saya akan membina
secara khusus untuk membina secara khusus fakultas agama ini,? pungkasnya
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Yusnar Rangkuti, MA.