[email protected] 0251-8240773
Berita

Siap Mencapai Unggul, Pimpinan Universitas Djuanda Roadshow ke Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda mendapat jadwal roadshow sosialisasi pembinaan Program Studi pada 3 Juni 2022. Kegiatan yang bertajuk Rencana Tindak Lanjut Evaluasi Akreditasi Menuju Universitas Unggul ini dikemas oleh FAIPG dengan santai dalam kehangatan silaturahim. Seluruh pejabat struktural dan dosen FAIPG duduk bersama mendengarkan arahan dan secara interaktif mengikuti jalannya acara. Turut hadir menjadi narasumber sekaligus tim roadshow yaitu Penasihat Pendidikan Tinggi Yayasan Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd., Dewan Pengawas Universitas Samsuri SE., MM., Rektor Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH, Wakil Rektor II Aal Lukmanul Hakim, SH.,MH dan Wakil Rektor III Dr. Ir. Ristika Handarini, MP serta Tim Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (BPMPI).

Dekan FAIPG Zahra Khusnul Latifah, S.Pd.,M.Pd menyampaikan ?kita akan membahas bagaimana kemajuan Prodi, sejatinya Prodi kita perlu banyak mendengar arahan,? ungkapnya saat membuka acara.

 

Pada sesi awal roadshow para ketua program studi memaparkan presentasi berupa indikator dan rencana tindaklanjut berbagai persoalan yang ada di setiap prodi. Ketua Prodi Ekonomi Syariah (ESI), Wildan Munawar, S.EI., MA menyampaikan perlu adanya prioritas peningkatan animo calon mahasiswa melalui seleksi dan penerimaan mahasiswa untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru prodi ESI dengan cara bekerjasama dengan guru Bimbingan Konseling di Sekolah.   

 

Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Dr. Helmi Tasti Adri, S.Pd., M.Pd.Si akan mengimplementasikan crash program bagi mahasiswa lama bekerjasama dengan yayasan dan pimpinan Universitas.

?Untuk mahasiswa akhir akan ada hari bimbingan skripsi dan hari bimbingan akademik termasuk bagi mahasiswa akhir yang terkendala biaya, alhamdulillah oleh Yayasan sudah diakomodir,? ungkap Helmi Tasti Adri.

 

Kepala Prodi PGSD menyampaikan akan mengadakan bimbingan karir bagi mahasiswa akhir. Akreditasi Prodi PGSD berakhir pada tahun 2025. PGSD siap untuk mencapai unggul.

?Kami melakukan bimbingan karir untuk mahasiswa yang akan lulus, dan memberikan informasi lowongan pekerjaan. Kami menggarap MoU dengan berberapa sekolah untuk memperkuat treasur study mahasiswa setelah lulus dari prodi PGSD, alhamdulilah beberapa mahasiswa sudah banyak yang mengajar bahkan meskipun mereka belum lulus,? ujarnya.

 

Rektor Unida Bogor menyampaikan target pada tahun 2026 Unida menjadi universitas unggul, untuk itu perlu ada progres dari  Prodi untuk mencapai unggul. Minimal 60%  Prodi sudah terakreditasi A.

?Ini yang mau kami lihat, secara kuantitatif sebelum 2026 jika memungkinkan target kita 60%Prodi terakreditasi A. Tentunya ini didukung sepenuhnya oleh para pimpinan dan seluruh dosen. Untuk itu kami membuat jadwal roadshow ke tiap fakultas, untuk melihat bagaimana masalah Prodi dan untuk membahas masalah yang menjadi target kita bersama. Perlu identifikasi masalah di FKIP. IKU 8 perlu dipenuhi pencapaian targetnya,? lanjutnya.

 

Menurut Penasihat Pendidikan Tinggi Yayasan Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd., target 2026 menjadi universitas unggul bukan sesuatu yang mustahil. Paling penting fakultas harus mempunyai rasa optimis dengan membawa diri kita paham dengan fungsi, orientasi dan hasil.

?Jika Prodi mau akreditasi A setiap dosen wajib melakukan penelitian, karena dosen sebagai ilmuwan maka dosen itu harus menyebarkan keilmuannya. Dosen juga sebagai pendidik, sehingga penting dosen membuat karya lalu dipublikasikan dan bisa dibaca oleh semua orang,? paparnya.

 

?Tugas dosen bukan membuat mahasiswa didik mampu namun agar peserta didik ada kemauan. Jika dosen sukses maka para mahasiswa juga akan sukses. Kebahagiaan yang paling hakiki para dosen manakala mahasiswa memiliki keberhasilan melebihi keberhasilan dia, maka indikator lulusan menjadi IKU utama.?

 

Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd. menyarankan pertemuan seperti ini baik diadakan rutin antar Prodi. Selain silaturahmi secara akademik dapat berbicara tentang kurikulum, lulusan dan perkuliahan mengangkat fakultas mencapai unggul.

?Kita berkompetisi dengan cara menyempurnakan yang sudah kita miliki. FAIPG bisa maju dengan cara berpikir maju. Saya akan membina secara khusus untuk membina secara khusus fakultas agama ini,? pungkasnya

 

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Yusnar Rangkuti, MA.