Sosialisasi Inovasi Produk Berbahan Dasar Tempe, Mahasiswa KKN FIPHAL Desa Banjarwaru Ciptakan Peluang Bisnis
Kelompok Kuliah
Kerja Nyata (KKN) Desa Banjarwaru Mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL)
Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan Sosialisasi Inovasi
Produk Berbahan Dasar Tempe pada, Minggu 31 Juli 2022 di Desa Banjarwaru kecamatan Ciawi, Kabupaten
Bogor. Mengusung tema pengembangan produk tempe sebagai peluang bisnis bagi
ibu rumah
tangga, turut hadir dosen pembimbing lapang sekaligus
narasumber Intan Kusumaningrum, S.Si., M.Si.
Desa Banjarwaru terdapat industri olahan tempe,
berangkat dari hal tersebut Kelompok
1 KKN Desa Banjarwaru berinisiatif membentuk gerakan masyarakat untuk pengembangan produk desa
melalui branding produk. Diawali sosialisasi inovasi produk yang bertujuan untuk
memberikan pengetahuan tentang inovasi, yang nantinya akan menjadi produk yang
lebih bervariasi diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini
adanya peningkatan
kesadaran masyarakat akan potensi yang ada di desa.
UMKM tempe
milik Agus di desa banjawaru dapat memanfaatkan produk yang dihasilkan dari UMKM tempe
tersebut yang bisa diolah kembali menjadi produk
bernilai jual untuk usaha. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meningkatkan
pendapatan masyarakat dan juga menambah jumlah konsumen tempe pada UMKM Agus.
Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah
meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Banjarwaru, terutama UMKM tempe milik Pak
Agus dan masyarakat disekitarnya, melalui pemaparan mengenai inovasi produk
berbahan dasar tempe yang bisa dijadikan ide bisnis. Sasaran utama dari
kegiatan ini adalah para Ibu Rumah Tangga (IRT) di Rt.05/Rw.01 Desa Banjarwaru.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap tujuan Sustainable Deveopment Goals (SDGs) Desa yakni percepatan pencapaian
tujuan pembangunan nasional berkelanjutan.
Menurut
Pembimbing Intan Kusumaningrum, S.Si., M.Si. kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkaian dari
kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa, sebelumnya
anggota KKN telah melaksanakan beberapa
program kerja di UMKM tempe milik Pak Agus meliputi pembuatan NIB, pembuatan
identitas usaha, pembuatan banner dan promosi UMKM, serta penerapan sanitasi
dan higien serta kegiatan Minggu Bersih di area sekitaran UMKM.
“Sesuai tema
yang diangkat tentang pengembangan produk tempe sebagai peluang bisnis bagi ibu
rumah tangga, karakteristik tempe dapat dibuat produk inovasi. Salah satunya
adalah produk keripik tempe dan susu tempe yang diketahui proses dan biayanya
cukup terjangkau,” ungkapya.
Setelah
pemaparan, pemateri memandu berjalannya kegiatan demo masak untuk menunjukkan
proses pembuatan produk keripik tempe dan susu tempe secara langsung yang
dilakukan oleh perwakilan mahasiswi KKN Kelompok 1 Desa Banjarwaru.
Minar salah
satu warga Desa Banjarwaru yang mengikuti kegiatan ini mengaku antusias,
“Senang sekali
dengan adanya kegiatan ini, banyak ibu-ibu yang ingin mencoba produk keripik
tempe dan susu tempe untuk konsumsi pribadi ataupun bisnis kecil-kecilan.
Selain itu, dari kegiatan sosialisasi ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi
dan berkumpul bagi para ibu-ibu disekitaran,” ungkapnya.
Ketua
pelaksana Kelompok KKN Safa Rizkia Rahma Fadilah mengatakan
diharapkan
dengan adanya
kegiatan sosialisasi mengenai inovasi pengembangan ide bisnis ini dapat
membantu ekonomi masyarakat dengan terciptanya peluang untuk membuka usaha baru
di rumah masing-masing, menumbuhkan dan mengembangkan ide bisnis produk olahan
yang bisa menjadi ide bisnis sederhana.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize. Selain itu, peserta juga diberikan tester produk berupa keripik tempe dan susu tempe yang telah dibuat.
