[email protected] 0251-8240773
Berita

Sosialisasi Inovasi Produk Berbahan Dasar Tempe, Mahasiswa KKN FIPHAL Desa Banjarwaru Ciptakan Peluang Bisnis

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Banjarwaru Mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan Sosialisasi Inovasi Produk Berbahan Dasar Tempe pada, Minggu 31 Juli 2022 di Desa Banjarwaru kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Mengusung tema pengembangan produk tempe sebagai peluang bisnis bagi ibu rumah tangga, turut hadir dosen pembimbing lapang sekaligus narasumber Intan Kusumaningrum, S.Si., M.Si.

Desa Banjarwaru terdapat industri olahan tempe, berangkat dari hal tersebut Kelompok 1 KKN Desa Banjarwaru berinisiatif membentuk gerakan masyarakat untuk pengembangan produk desa melalui branding produk. Diawali sosialisasi inovasi produk yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang inovasi, yang nantinya akan menjadi produk yang lebih bervariasi diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi yang ada di desa.

UMKM tempe milik Agus di desa banjawaru dapat memanfaatkan produk yang dihasilkan dari UMKM tempe tersebut  yang bisa diolah kembali menjadi produk bernilai jual untuk usaha. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan juga menambah jumlah konsumen tempe pada UMKM Agus.

Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Banjarwaru, terutama UMKM tempe milik Pak Agus dan masyarakat disekitarnya, melalui pemaparan mengenai inovasi produk berbahan dasar tempe yang bisa dijadikan ide bisnis. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para Ibu Rumah Tangga (IRT) di Rt.05/Rw.01 Desa Banjarwaru. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap tujuan Sustainable Deveopment Goals (SDGs) Desa yakni percepatan pencapaian tujuan pembangunan nasional berkelanjutan.

Menurut Pembimbing Intan Kusumaningrum, S.Si., M.Si. kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkaian dari kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa, sebelumnya anggota KKN telah melaksanakan beberapa program kerja di UMKM tempe milik Pak Agus meliputi pembuatan NIB, pembuatan identitas usaha, pembuatan banner dan promosi UMKM, serta penerapan sanitasi dan higien serta kegiatan Minggu Bersih di area sekitaran UMKM.

Sesuai tema yang diangkat tentang pengembangan produk tempe sebagai peluang bisnis bagi ibu rumah tangga, karakteristik tempe dapat dibuat produk inovasi. Salah satunya adalah produk keripik tempe dan susu tempe yang diketahui proses dan biayanya cukup terjangkau,” ungkapya.

Setelah pemaparan, pemateri memandu berjalannya kegiatan demo masak untuk menunjukkan proses pembuatan produk keripik tempe dan susu tempe secara langsung yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswi KKN Kelompok 1 Desa Banjarwaru.

Minar salah satu warga Desa Banjarwaru yang mengikuti kegiatan ini mengaku antusias,

Senang sekali dengan adanya kegiatan ini, banyak ibu-ibu yang ingin mencoba produk keripik tempe dan susu tempe untuk konsumsi pribadi ataupun bisnis kecil-kecilan. Selain itu, dari kegiatan sosialisasi ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi dan berkumpul bagi para ibu-ibu disekitaran,” ungkapnya.

Ketua pelaksana Kelompok KKN Safa Rizkia Rahma Fadilah mengatakan diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi mengenai inovasi pengembangan ide bisnis ini dapat membantu ekonomi masyarakat dengan terciptanya peluang untuk membuka usaha baru di rumah masing-masing, menumbuhkan dan mengembangkan ide bisnis produk olahan yang bisa menjadi ide bisnis sederhana.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize. Selain itu, peserta juga diberikan tester produk berupa keripik tempe dan susu tempe yang telah dibuat.