[email protected] 0251-8240773
Berita

Susun RPS yang Berorientasi pada MBKM, UNIDA Bogor Selenggarakan Workshop

Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Biro Dikjar) selenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berorientasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Bagi Dosen UNIDA Bogor secara hybrid yaitu daring menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings dan secara luring di Aula Gedung C UNIDA Bogor pada Senin sampai dengan Selasa, 5-6 September 2022. Kegiatan ini diisi oleh Direktur Eksekutif Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I selaku Keynote Speaker, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (BPMPI) UNIDA Bogor, Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd, Kelala Biro Dikjar UNIDA Bogor, Dr. La Ode Amril, M.Pd dan dihadiri oleh Plt. Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH beserta jajaran serta diikuti oleh Dekan dan Kepala Prodi yang ada di lingkungan UNIDA Bogor.

Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH dalam arahannya menyampaikan bahwasanya diharapkan kegiatan ini akan berjalan dengan lancar dan dapat bermanfaat khususnya untuk para dosen UNIDA Bogor dalam penyusunan RPS yang saat ini harus juga sesuai dengan nilai-nilai MBKM. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di UNIDA Bogor ini selain berkaitan dengan MBKM juga berkaitan dengan ketauhidan yang dimana RPS harus berisi karekter yang mengkristalisasikan 21 Nilai Karakter Bertauhid dan penyusunan RPS ini merupakan upaya pengembangan pendidikan di UNIDA Bogor.

"Menyusun RPS ini harus sesuai juga dengan jiwa para dosennya jadi tidak asal membuat RPS karena RPS ini dapat menjabarkan pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas dan kegiatan Workshop seperti ini perlu dilaksanakan secara rutin karena perlu ada pembiasaan penyusunan RPS bagi para dosen UNIDA Bogor," tutur Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

Selanjutnya Plt. Rektor UNIDA Bogor, Dr. Hj. Endeh Suhartini, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait dalam penyelenggaraajn Workshop ini. RPS ini merupakan agenda di awal semester dan harus selalu diperbaharui. Karena RPS ini menjadi sangat penting untuk proses pembelajaran di kelas bahkan untuk akreditasi perguruan tinggi karena UNIDA Bogor sedang dalam upaya mencapai akreditas unggul dan oleh karena itu tidak boleh ada mata kuliah yang tidak memiliki RPS.

Wakil Rektor I UNIDA Bogor, Aal Lukmanul Hakim, SH.,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini sesuai dengan program kerja Wakil Rektor 1 dan menjadi program kerja di awal tahun akademik. Workshop penyusunan RPS ini perlu kita sadari menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran karena dapat menggambarkan keseluruhan pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh setiap dosen. RPS menjadi bagian dari standar proses pembelajaran dan sebagai normatif sehingga menjadi kewajiban para dosen untuk menyusun RPS.

"Workshop ini untuk penyegaran dan penyeragaman baik format maupun substansi yang diharapkan semuanya beragam dan tidak ada miss atau kesalahan dalam penyusunan RPS. Perlu ada teknik khusus dalam penyusunan RPS karena RPS menjadi ujung tombak dan kunci sukses dalam mencapai capaian pembelajaran. Dan RPS ini menjadi bagian dalam upaya mencapai UNIDA Bogor unggul karena RPS ini menjadi nilai yang krusial dalam akreditasi," tutur Aal Lukamnul Hakim, SH., MH.

Lalu Direktur Eksekutif YPSPIAI, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I dalam paparan materinya menyampaikan bahwasanya dalam RPS tentu harus mengandung pendidikan karakter yang dimana UNIDA Bogor sudah memiliki 21 Karakter Bertauhid yang dimana disebagian universitas pendidikan karakter menjadi sebuah kendala. Dan pendidikan karakter di UNIDA Bogor juga mengadopsi nilai agama, lokal, nasional bahkan sampai internasional. Dalam Workshop ini akan membahas mengenai RPS, ada pun yang dimaksud dengan RPS adalah seperangkat rencana dan pengaturan tentang cara pemenuhan capaian pembelajaran mata kuliah menggunakan ragam bahan kajian yang relevan, dengan strategi atau metode pembelajaran yang tepat dan melalui assessment yang benar sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran mata kuliah.

“Internalisasi Nilai Karakter Bertauhid dalam RPS dapat dalam dua hal yang pertama yaitu materi pembelajaran yang dimana Nilai Karakter Bertauhid dimasukan kedalam salah satu materi pembelajaran atau terintegrasi dalam salah satu materi pembelajaran mata kuliah dan kedua yaitu pengalaman belajar yang dimana Nilai Karakter Bertauhid diwujudkan dalam bentuk tugas individu atau kelompok sehingga menjadi pengalaman belajar mahasiswa.” Ungkap Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengembantan Institusi (BPMPI), Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd dalam paparan materinya menyakan bahwa Workshop penyunan RPS ini sangat penting dilaksanakan tentunya. RPS paling sedikit harus memuat diantaranya nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, Satuan Kredit Semester, nama Dosen pengampu; pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah; kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap Pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan; bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai; metode Pembelajaran; waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap Pembelajaran; pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester; kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan daftar referensi yang digunakan.

“Beberapa metode pembelajaran yang dapat diterapkan dan dirumuskan dalam RPS diantaranya diantaranya diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, pembelajaran berbasis masalah, metode pembelajaran lain dan simulasi. Untuk bentuk pembelajaran yang dapat digunakan diantaranya yaitu kuliah, responsi, tutorial, seminar, praktikum, penelitian, perancangan, pengembangan, pelatihan militer, pertukaran pelajar, magang, wirausaha dan bentuk lain pengabdian kepada masyarakat,” tutur Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd.

Selanjutnya Kepala Biro Dikjar, Dr. La Ode Amril, M.Pd dalam paparan materinya menyampaikan bahwa cara menuangkan implementasi MBKM dalam RPS diantaranya dengan Case-based Method dan Project-based learning yaitu pembelajaran berorientasi pada pemecahan permasalahan secara kontekstual, atau pembelajaran berorientasi pada pelaksanaan proyek. Kedua yaitu Pembelajaran kolaboratif yaitu dengan Kolaborasi pembelajaran antar prodi dan lintas prodi, dalam PT dan lintas PT serta kolaborasi dosen dalam pembelajaran baik dalam bidang maupun lintas bidang keahlian. Ketiga dengan Pelibatan praktisi dalam pembelajaran yaitu dengan melibatkan praktisi dalam pembelajaran pada porsi yang bersesuaian.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan RPS di setiap fakultas di UNIDA Bogor yang dibimbing oleh fasilitator dari Biro Dikjar.