[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Tanamkan Nilai-Nilai Religius Sejak Dini, Mahasiswa KKN FISIP UNIDA Rutin Adakan Kegiatan Keagamaan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar berbagai kegiatan keagamaan rutin di SPS PAUD Melati Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor sebagai upaya menanamkan nilai religius sejak dini kepada anak-anak.

Program ini meliputi pengajian rutin, praktik wudhu, sholat Dhuha, hingga kegiatan ngaji bersama. Setiap pagi, anak-anak diajak mengikuti pengajian rutin yang berisi doa-doa harian dan pengenalan akhlak islami yang dikemas dengan menyenangkan agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Selain itu, anak-anak juga dibimbing melakukan praktik wudhu dengan benar. Melalui pembiasaan ini, mereka tidak hanya belajar tata cara ibadah, tetapi juga pentingnya menjaga kebersihan diri.Kegiatan dilanjutkan dengan sholat Dhuha berjamaah yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur dan kedekatan anak dengan Allah SWT. Setelahnya, anak-anak mengikuti ngaji untuk belajar mengenal huruf hijaiyah, membaca Iqra, hingga melafalkan Al-Qur’an sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Nina Septiani selaku perwakilan mahasiswa KKN FISIP UNIDA Desa Sukamanah menyatakan bahwa melalui program ini, diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh.

“Semoga dengan kegiatan ini menjadikan mahasiswa memberikan dampak nyata pada masyarakat dan masyarakat khususnya peserta didik dalam program ini mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SPS PAUD Melati Desa Sukamanah menyampaikan bahwa program penguatan keagamaan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang berkesinambungan.

“Kami ingin membiasakan anak-anak agar mencintai ibadah sejak dini. Dengan kegiatan sederhana namun rutin, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan dengan dasar keagamaan yang kuat,” ujarnya.