[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Targetkan Peningkatan Penerimaan Hibah PKM, UNIDA Ikuti Workshop Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat

Universitas Djuanda (UNIDA) mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerjasama dengan Universitas Pancasila pada Jumat, 21 Juli 2023 di Hotel Santika Depok.

 

UNIDA diwakili olah Dr. Rusy Rusmiati Aliyyah, M.Pd dari Badan Pengembangan Keilmuan (BPK), Muhamad Aminulloh, S.S., MH perwakilan dosen  dan Ikhsan Qodri Pramartaa dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Workshop tersebut diikuti oleh para dosen perwakilan dari universitas yang berada di LLDIKTI Wilayah III dan IV.

 

Koordinator Pengabdian Masyarakat, Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat Kemendikbudristek, Luthfi Ilham Ramdhani dalam sambutannya menyatakan bahwasanya tahun ini Kemendikbudristek telah meloloskan 13% dari total 6.800 proposal Pengabdian kepada masyarakat yang masuk pada BIMA, lebih dari 50% proposal yang masuk tidak lolos seleksi administrasi. Hal ini mendorong Ditjen Diktiristek Kemdikbudristek untuk mengadakan workshop guna meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal PKM yang akan didanai.

 

“Tahun 2022 anggaran Pengabdian kepada masyarakat direncanakan 16 Miliar dan mendapatkan tambahan total menjadi 59 M, pada tahun ini anggaran untuk Pengabdian ditambah menjadi 100 M yang dialokasikan untuk pengabdiaan kompetitif nasional 70 M dan Pengabdian kosabangsa 30 M,” ungkapnya.

 

Sementara itu Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo selaku narasumber menyatakan tentang skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM).  Pengabdian merupakan salah satu tri darma Perguruan Tinggi yang bersinergi dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Skema Pengabdian masyarakat dikelompokan menjadi 3, Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM), Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PBK), dan Pemberdayaan Berbasi Wilayah (PBW).

 

“PBM terdiri dari 3 skema, yaitu Pemberdayan Kemitraan Masyarakat (PKM), Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). PBK terdiri dari Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa (KBM) dan Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggualan Daerah (PMUPUD). PBW terdiri dari Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) dan Pemberdayaan Wilayah (PW),” tuturnya.

 

Pada kesempatan yang sama Dr. Dra. Suparni Setyowati Rahayu, M.Si sebagai narasumber kedua menyampaikan tentang ketentuan Penulisan Proposal Pengabdian. Dalam paparannya disampaikan Langkah-langkah penyelesaian permasalahan pada proposal Pengabdian dimulai dari sosialisasi – pelatihan – penerapan teknologi – pendampingan dan monev – keberlanjutan. Kesesuaian proposal dengan template penulisan merupakan hal yang sangat penting untuk diterima dan didanainya proposal Pengabdian.

 

“Tampilan yang menarik yang dilengkapi dengan matriks, tabel dan foto menjadi nilai tambah yang dapat menarik perhatian reviewer untuk mengevaluasi proposal lebih dalam. Para dosen harus mampu menyampaikan detail dan permasalahan yang ada pada mitra serta memberikan solusi yang jelas dari permasalahan tersebut, juga menekankan peran mitra harus diuraikan dengan jelas, harapannya mitra tidak hanya menerima, namun juga aktif berpartisipasi baik secara finansial maupun non finansial,” ungkapnya.

 

UNIDA pada tahun 2023 berhasil meloloskan 6 proposal Pengabdian dan menjadi Perguruan Tinggi yang memperoleh hibah Pengabdian terbanyak di LLDIKTI Wilayah IV.