[email protected] 0251-8240773
Berita

Targetkan Program Studi Unggul, BPMPI UNIDA Selenggarakan Sosialisasi ISK

Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (BPMPI) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan sosialisasi Instrumen Suplemen Konversi (ISK) pada Kamis (16/02/2023) melalui ruang pertemuan daring zoom meeting yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap Program Studi.

Kepala BPMPI UNIDA Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd dalam pembukaannya menjelaskan bahwa ISK adalah instrumen akreditasi tambahan yang digunakan untuk pengambilan keputusan konversi peringkat terakreditasi yang diperoleh dengan instrumen akreditasi 7 standar (APS 3.0 dan APT 2.0) menjadi peringkat akreditasi baru sesuai dengan instrumen akreditasi 9 kriteria.

“ISK dalam bentuk instrumen program studi perlu ISK, karena APT dan APS sudah ada 9 kriteria. Maka selama 6 bulan kedepan, 3 program studi tersebut harus mengajukan ISK, tidak bisa langsung melakukan perpanjangan akreditasi tetapi harus melalui Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (PEPA) yang harus disinkronisasi data dengan PDDIKTI,” jelasnya.

UNIDA memiliki target pada tahun 2026 untuk mencapai akreditasi unggul, maka hal utama yang perlu dilakukan yaitu akreditasi program studi yang sebaiknya unggul atau baik sekali. Pada Kesempatan ini dibuka juga sesi diskusi bersama yang kemudian BPMPI memandu pengisian instrumen ISK.

“Instrumen ISK akan dipandu mengisinya, setelah mengisi excel Bapak/Ibu akan menggunggah dalam bentuk pdf, diantaranya yang harus disii ada 4 komponen yaitu dosen tetap, kurikulum, penjaminan mutu dan pelacakan lulusan. Hal inilah yang menjadi syarat perlu peringkat,” pungkas Kepala BPMPI UNIDA.