[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Tim Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat UNIDA Bersinergi dengan Warga Jorong Pantas Pulihkan Masjid Syuhada Pasca Bencana

Tim Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, bersinergi bersama warga Jorong Pantas, Kanagarian Tanjung Sani, Kabupaten Agam, melaksanakan kegiatan observasi lingkungan dan gotong royong pembersihan Masjid Syuhada pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan bertajuk "Mendukung Pemulihan Fasilitas Umum dan Kebersihan Lingkungan Pasca Bencana Sumatera Barat" ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum serta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kondisi sosial masyarakat pasca bencana.

Masjid Syuhada merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan yang memerlukan penataan agar jamaah dapat kembali beribadah dengan khusyuk.  Dalam aksi gotong royong tersebut, mahasiswa dan warga bahu-membahu membersihkan area dalam masjid, halaman, tempat wudhu, hingga merapikan perlengkapan ibadah.

Wandi salah satu Perwakilan Tim Mahasiswa Pengabdian UNIDA menyampaikan selain melakukan pembersihan fisik, para mahasiswa memanfaatkan momen ini untuk berinteraksi dan mendengar pengalaman warga terkait peran masjid dalam kehidupan sosial mereka sebelum dan sesudah bencana. Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat kebersamaan dalam merawat fasilitas publik.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi sosial dan lingkungan masyarakat Jorong Pantas, serta mendukung semangat warga dalam menghidupkan kembali rumah peribadatan pasca bencana melalui dukungan nyata terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah."

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi langsung dari pihak pengelola rumah ibadah tersebut. Robert, selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Syuhada menyatakan sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

"Saya sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa yang ikut membantu membersihkan masjid kami. Semangat mereka luar biasa dan membuat warga ikut termotivasi untuk bergotong royong. Masjid ini adalah pusat kegiatan kami, jadi kebersihannya sangat penting," jelas Robert.