[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Tim PKM UNIDA Kembangkan Aplikasi Pantau Posyandu dan Selenggarakan Pelatihan MPASI untuk Cegah Stunting

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan program pencegahan stunting melalui penyuluhan dan pelatihan di Posyandu Matahari, Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Program ini mengusung tema "Pembuatan Menu dan Aplikasi Monitoring Berbasis Komoditas Pangan Lokal sebagai Upaya Pencegahan Stunting."

Tim PKM UNIDA yang dipimpin oleh Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si., bersama dengan Yanyan Mulyaningsih, SP., MP., Aisah Rini Susani, ST., M.Kom, Ishmah Hanifah, STP., M.Si, Syaima Lailatul Mubarokah, SP., M.Si, dan Ikhsan Qodri Pramartaa, S.Pt., M.Si telah mengembangkan program berkelanjutan dalam rangkaian kegiatan PKM yang dilaksanakan dari Juli hingga Desember 2024.

Salah satu inovasi utama dari program ini adalah pengembangan aplikasi "Pantau Posyandu" yang dirancang untuk memudahkan pemantauan kesehatan balita. Aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai fitur seperti pencatatan identitas diri, pemantauan parameter stunting, tracking treatment, dan visualisasi grafik tren kesehatan ibu dan balita. Keunggulan aplikasi ini adalah kemampuannya untuk melakukan pemantauan jangka panjang hingga anak mencapai usia remaja.

Dalam aspek ketahanan pangan, tim PKM UNIDA memberikan pelatihan hidroponik dan bioflok kepada kader posyandu. Para peserta diajari cara memanfaatkan lahan sempit untuk menanam sayuran dengan sistem hidroponik dan budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok. Hasil dari kedua sistem ini kemudian dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan MPASI bergizi tinggi.

Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si selaku ketua tim menekankan bahwa upaya pencegahan stunting dapat dimulai dari pemanfaatan lahan sekitar rumah, sekecil apapun, melalui teknologi tepat guna.

"Kami mensinergikan para pakar dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Komputer dan Sekolah Vokasi untuk menyempurnakan program ini. Kami yakin stunting dapat dituntaskan," ujarnya.

Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si berharap melalui program terpadu ini, Posyandu Matahari dapat menjadi contoh sukses pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Kelurahan Mulyaharja.

“Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang telah mendanai kegiatan pengabdian ini melalui Hibah dengan skema PKM, dan semoga tujuan bersama untuk pencegahan stunting dapat kita upayakan,” tuturnya.

Program ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Suherman, Ketua RW 04 Kelurahan Mulyaharja, menyampaikan apresiasi atas bantuan instalasi hidroponik dan kolam bioflok yang diberikan.

”Kami sangat berterima kasih atas inisiasi Bapak dan Ibu dosen UNIDA ke posyandu kami, terima kasih juga atas kolam bioflok dan instalasi hidrponik yang sudah dibuatkan untuk posyandu,” katanya.

Sementara itu, Syafnizar, salah satu kader posyandu, berharap program ini dapat diperluas ke setiap RT melalui sistem duta.

”Kami berharap Bapak dan Ibu dosen dapat membina perwakilan dari setiap RT mengenai sayuran hidroponik dan bioflok ini, sehingga ke depan ada perwakilan setiap RT yang akan menjadi duta bagi warga di RT-nya masing-masing,” ungkapnya.