[email protected] 0251-8240773
Berita

Tim PkM UNIDA Kembangkan Model Co-Teaching di Sekolah Malaysia, Fokus pada Implementasi Pendidikan Inklusif

Tim Universitas Djuanda (UNIDA) yang dipimpin oleh Wakil Rektor III Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional di Cempaka International School, Damansara Heights, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, dari 4 hingga 7 Maret 2025, berfokus pada implementasi pendidikan inklusif dan metode co-teaching.

Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd, bersama anggota tim lainnya, yakni Salma Yuliani, Shakilla Azzahra, dan Ghina Bahirah Rusdin, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA memberikan pelatihan dan praktik langsung dalam merancang pembelajaran di kelas inklusif. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara UNIDA dengan Cempaka International School yang saat ini sedang mengembangkan pendidikan inklusif.

Cempaka International School sendiri merupakan sekolah internasional yang menerapkan model pendidikan Finlandia dan menjadi pionir di Malaysia dalam mengadopsi sistem pendidikan tersebut. Sekolah ini memiliki misi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran, memupuk rasa ingin tahu, dan mendukung perkembangan seluruh siswa dalam lingkungan pendidikan yang positif.

Selama program berlangsung, tim UNIDA membantu guru-guru Cempaka International School dalam mengajar matematika di beberapa kelas, termasuk Year 4, 5, dan 6. Tim UNIDA juga berpartisipasi dalam diskusi tentang pembelajaran diferensiasi, melakukan evaluasi pembelajaran, serta menyusun rencana pembelajaran matematika untuk minggu-minggu berikutnya.

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pemahaman, wawasan, dan pengetahuan baru tentang co-teaching di kelas inklusif, serta memberikan manfaat bagi mitra dalam bentuk solusi terhadap permasalahan yang ada.

"Kami berharap program ini dapat menjadi proyek percontohan yang nantinya dapat dipraktikkan di kelas-kelas yang lebih tinggi," ujar Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd selaku ketua tim.