[email protected] 0251-8240773
Berita

Tim Roadshow Pemutakhiran Data SINTA UNIDA Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Pengisian Data SINTA Fakultas Hukum

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya klasterisasi perguruan tinggi berbasis kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta rekrutmen reviewer penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022, Universitas Djuanda (UNIDA) lakukan Roadshow ke setiap fakultas sebagai tindaklanjut Evaluasi Pengisian Data SINTA, Jum’at (26/8/2022).

Tim Roadshow yang terdiri dari Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H, dan Wakil Rektor III Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P beserta tim dari Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) juga Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIDA melakukan kunjungan pertama ke Fakultas Hukum (FH).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik FH Dr. Nurwati, S.H., M.H, Wakil Dekan Bidang Non Akademik Dr. Ani Yumarni, S.H.I., M.H, Ketua Program Studi Hukum R. Yuniar Anisa Ilyanawati, S.H., M.H, Tim Pemutakhiran Data SINTA FH, serta diikuti oleh para dosen di lingkungan FH UNIDA baik secara luring dan daring melalui platform Zoom Cloud Meeting.

Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H dalam arahannya mengatakan, roadshow ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala serta permasalahan para dosen yang ada di masing-masing fakultas terkait dengan pemutakhiran data SINTA, hal ini menjadi penting mengingat untuk menaikkan pemeringkatan perguruan tinggi selain juga untuk mendukung target menjadi universitas unggul pada tahun 2026.

“Oleh karenanya maka perlu dilakukan jemput bola ke setiap fakultas, kita lihat dan identifikasi. Selanjutnya, permasalahan para dosen dalam pemutakhiran data SINTA tersebut akan difasilitasi dan dibantu oleh tim dari fakultas maupun LPPM. Sehingga, dapat terpenuhi sebelum batas registrasi yang telah ditentukan Kemendikbudristek. InsyaAllah dengan kerja keras, sama-sama kita akan sukses,” tuturnya.  

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P menyampaikan bahwa dalam roadshow ini akan dilakukan pembahasan secara teknis. Sesuai dengan timeline, pada tanggal 4-6 Agustus 2022 telah dilaksanakan roadshow pertama pemutakhiran data SINTA. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pemutakhiran data bagi verifikator perguruan tinggi dan LPPM serta pengumuman dosen yang belum teregistrasi pada SINTA pada tanggal 12 Agustus 2022.

“Hari ini, kita lakukan follow up pemutakhiran data SINTA dengan mengunjungi setiap fakultas. Sesuai dengan instruksi Pak Rektor, para Dekan fakultas perlu menyampaikan laporan hasil pemutakhiran data SINTA. Saya harapkan pada tanggal 29 Agustus kita sudah bisa melakukan sinkronisasi dengan data yang sudah lengkap, jangan sampai ada yang tertinggal,” ujarnya.

“Banyak kendala dari para dosen yang belum melakukan registrasi SINTA, ini yang akan diidentifikasi, permasalahan data ini, apakah itu dari input data atau bagaimana. Untuk FH, saya minta bagaimana kontrol Dekan kepada para dosen yang belum mendaftar. Dari yang telah dilaporkan ke kami, banyak dosen FH yang sudah teregistrasi, tetapi jika di cek ternyata masih ada selisih data, ini harus diperhatikan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Nurwati, S.H., M.H mengungkapkan, selama ini dalam proses penginputan data SINTA para dosen sudah dibantu oleh staf Tata Usaha, namun belum dapat optimal dikarenakan permasalahan pengumpulan data yang kurang lengkap.

“Sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini, diharapkan para dosen untuk dapat meng-update seluruh data, baik itu meliputi data penelitian maupun data pengabdian kepada masyarakat yang nantinya bisa mendongkrak kenaikan klasterisasi perguruan tinggi. Adapun langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh FH, yaitu dengan lebih pro-aktif menginformasikan dan mengingatkan kepada para dosen yang  memang belum meng-update data SINTA. Jika terdapat kendala, akan dibantu oleh tim yang ditugaskan untuk mendukung pemutakhiran data SINTA tersebut,” ungkapnya.