Tindaklanjuti Kerja Sama, UNIDA dan Disdik Kabupaten Bogor Lakukan Pembahasan Implementasi Isi Naskah Perjanjian
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Kerja Sama pada
Rabu (23/02/2023) melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dalam
rangka pembahasan isi naskah perjanjian kerja sama antara Fakultas Agama Islam
dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor
tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kerja Sama
Dalam Negeri UNIDA, Nurul Annisa Yuniarti, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Non
Akademik FAIPG Abdul Kholik, S.Pd.,
M.Pd.I serta perwakilan dari
Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Nurul Annisa Yuniarti, M.Pd selaku Kepala Bagian Kerja
Sama Dalam Negeri UNIDA mengatakan, perjanjian kerja sama ini adalah sebagai
bentuk tindak lanjut dari naskah kesepahaman bersama (MoU) yang telah
ditandatangani antara UNIDA dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.
“Sebagai bentuk awal kegiatan dari kerja sama ini akan
diselenggarakan kegiatan workshop Pendidikan Inklusif
Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2023 pada hari Senin, 27 Februari 2023,” tuturnya.
“Dari hasil pembahasan naskah tersebut ada beberapa
hal yang ditekankan yaitu terkait pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk
workshop dan pemanfaatan sumber daya
khususnya dalam penyediaan narasumber,” ujarnya menambahkan.
Yusef, perwakilan dari Pembinaan SD Dinas Pendidikan
Kabupaten Bogor mengungkapkan bahwasanya kerja sama yang terjalin diharapkan
dapat lebih luas cakupannya agar manfaat kerja sama dirasakan dengan baik oleh
kedua belah pihak dan umumnya bagi masyarakat.
“Semoga kedepannya tidak hanya kerja sama narasumber
inklusif tapi bisa juga dengan narasumber di bidang pendidikan lainnya seperti
kurikulum dan assessment,” ungkapnya.
Hal tersebut juga disepakati oleh Wakil Dekan Non
Akademik FAIPG UNIDA Abdul Kholik,
S.Pd., M.Pd.I.
“InsyaAllah kami siap
menyiapkan narasumber dalam bidang pendidikan, dan alhamdulillah tenaga SDM atau Dosen kami cukup banyak dan ahli
dalam bidang pendidikan, bahkan ada juga yang sudah menjadi asesor di Kementerian,”
ujarnya.