[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Akhlak dengan Al-Quran, YPSPIAI dan UNIDA Selenggarakan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim

Yayasan Pendidikan Amaliyah Djuanda (YPSPIAI) dan Universitas Djuanda selenggarakan Peringatan Nuzulul Al-Quran dan Santunan Anak Yatim 1444 H dengan tema “Berakhlak dengan Al-Quran, Bermanfaat untuk Anak Yatim” yang diselenggarakan di Mesjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA pada Senin, 10 April 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Ketua Umum YPSPIAI, Dr. Bambang Widjojanto selaku pengisi tausyiah dan diikuti oleh Pimpinan dan insan YPSPIAI serta UNIDA.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menyatakan bahwasanya Alhamdulillah YPSPIAI dan UNIDA hari melaksanakan peringatan Nuzulul Quran yang rangkaiannya dimulai dengan simaan Al-Quran dan dilanjutkan sampai I’tikaf nanti. Selain melaksanakan Nuzulul Quran, UNIDA juga melaksanakan santunan anak yatim yang merupakan agenda rutin YPSPIAI dan UNIDA.

“Nuzulul Quran sangat penting untuk umat Islam maka dari itu kita hendaknya terus menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan kepada Al-Quran yang salah satunya dengan sesering mungkin tadarus Al-Quran. Semoga dengan peringatan Nuzulul Quran ini semakin didekatkan dengan Al-Quran dan diharapkan kita semua terus meningkatkan khataman Al-Quran karena kita merupakan kampus bertauhid dan perguruan bertauhid dan mari kita senantiasa menjadi bagian dari perguruan dan kampus bertauhid,” ungkap Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.

Sementara itu, Ketua Umum YPSPIAI, Dr. Bambang Widjojanto dalam paparan materinya menyampaikan bahwasanya Al Quran secara harfiyah berarti bacaan yang sempurna. Ia merupakan suatu nama pilihan Allah yang tepat, karena tiada suatu bacaanpun sejak manusia mengenal tulis baca lima ribu tahun yang lalu yang dapat menandingi Al-Quran. Selain itu itu, Al-Qur’an merupakan firman Allah dan pada dirinya memuat berbagai hal, seperti antara lain, yaitu: Mu’jizat dan The Way of Life  atau petunjuk kehidupan manusia. Al Quran disebut Mujizat karena mengandung kemujizatan. Hal itu tidak hanya karena memuat bahasa yang sangat indah, ajarannya yang sangat manusiawi, ada petunjuk kehidupan yang mengatur berbagai sangat rinci, pemberitaan gaibnya sangat meyakinkan dan isyarat ilmu pengetahuan yang terdapat di dalamnya yang sudah banyak terbukti kebenarannya.

“Al Quran juga disebut sebagai “the way of life” atau petunjuk kehidupan bagi siapapun manusia jika mendapatkan riha dan barokah dari Rabb dimana pada Al Quran memuat 3 (tiga) ajaran pokok yaitu berupa aqidah, ibadah dan akhlak. Yang sangat perlu diperhatikan, misi ajaran Islam adalah untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Dan mengenai anak yatim, ada akhlak Rasulullah SAW yang berkaitan dengan anak yatim dalam Hadist yang diriwayatkan Bukhari dimana beliau bersabda Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini, kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya,” ungkapnya.

“Pada bagian lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah, sabdanya Rasulullah menyatakan dengan tehas bahwa Sebaik-baik rumah orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim dan diasuh dengan baik. Seburuk-buruk rumah orang islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan jahat,” pungkas Dr. Bambang Widjojanto.