[email protected] 0251-8240773
Kerjasama

Tingkatkan Citra dan Jejaring, Wakil Rektor II UNIDA Ikuti Sarasehan dan Bakti Sosial Perhumani

Universitas Djuanda (UNIDA) yang diwakili oleh Wakil Rektor II UNIDA, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H ikut serta dalam program Perhimpunan Humas Perguruan Tinggi Indonesia (Perhumani) yaitu Sarasehan Nasional, MoU dan Bakti Sosial yang diselenggarakan secara hybrid yaitu daring dan luring dengan luring di Gedung Diklat LLDIKTI Wilayah IV dan daring menggunakan Zoom Meetings Cloud pada Jumat, 11 Agustus 2023.

Wakil Rektor II UNIDA, Dr. Hj. Endeh Suhartini, SH., M.H dalam sesi wawancara menyatakan bahwasanya ikut dalam kegiatan ini tentu akan sangat bermanfaat terutama untuk kehumasan di UNIDA dan juga baik untuk peningkatan citra universitas. Selain itu untuk tindak lanjutnya nanti UNIDA akan melakukan penandatanganan MoU dengan Perhumani.

Selanjutnya Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, S.Pd., MT dalam sambutannya menyatakan bahwasanya peran para humas harus pandai bagaimana memanfaatkan dan membangun inovasi untuk menyampaikan pesan melalui teknologi informasi. Bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk memberikan informasi yang bermanfaat. Diharapkan untuk tidak jadi tempat menyebar hoax akan tetapi jadi tempat menyebarkan informasi yang valid.

“Diharapkan segala kegiatan kehumasan memanfaakan teknologi dengan baik. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat untuk kita semua,” ujarnya.

Dr. Ahmad Zakiyuddin, S.IP., M.I.Kom selaku Ketua Umum Perhumani dalam sambutannya menyatakan bahwasanya organisasi yang lahir pada tahun 2021 yang pada saat awal berdiri ada ruang kosong yang belum terkolektif yaitu koordinasi antar humas perguruan tinggi. Diharapkan Perhumani dapat menjadi fasilitator dan membuat jejaring diantara peguruan tinggi menjadi lebih luas lagi. Dengan kerja sama dalam program ini akan ada banyak manfaat seperti fasilitas pembuatan Siakad secara gratis atau mobile aplikasi gratis dan ini merupakan fasilitas yang luar biasa.

“Perhumani juga sedang mempersiapkan program dalam mengisi ruang kosong dalam publikasi, dan kita ketahui bersama bahwa menggandeng media mainstream harganya mahal-mahal, fasilitasi yang dimaksud merupakan fasilitas untuk mempublikasikan seluruh aktivitas kampus di media tentunya dengan mudah dan murah,” tuturnya.

Supriatna Agus, M.Si selaku Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IV dalam sambutannya menyatakan semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan banyak memberikan kontribusi. Dan Perhumani ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi humas di perguruan tinggi. Dengan cara Meningkatkan publikasi dan meningkatkan kampus lebih maju serta meningkatkan citra universitas masing-masing perguruan tinggi. Mari tingkatkan dan kembangkan pemberdayaan kampus melalui humas.

Direktur Jenderal Dikti, Pror. Dr. Nizam, M.Si selaku keynote speaker menyampaikan bahwasanya peningkatan kehumasan ini menjadi peranan penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Penguatan peran humas di perguruan tinggi sungguh sangat pesat maka insan humas dikti harus selalu aktif dalam perkembangan teknologi dan harus dapat mengemas publikasi yang bagus. Harus dapat Mengandalkan gambar dan headline yang menarik karena orang-orang akan tertarik dengan gambar atau headline berita yang bagus. Sementara itu dengan kemajuan teknologi maka peran humas harus bisa mengatasi berbagai macam disinformasi melalui media sosial terutama melalui pemberitaan yang dekat dengan generasi milenial.

“Dalam pemberitaan perguruan tinggi sering melihat jika dasar-dasar jurnalistik sering tidak dihiraukan. Karenanya humas membutuhkan skill dalam membaca kebutuhan para pembaca bukan kebutuhan para pembuat berita, maka melalui sarasehan ini diharapkan humas dapat selalu memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan pesan-pesan baik dari perguruan tinggi sehingga kepercayaan masyarakat ke perguruan tinggi akan semakin kuat dan ini semakin penting dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi. Selamat bersarasehan semoga sukses dan bermanfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ade Kadarisman, S.Sos., M.T., M.Sc selaku Ketua Forum Jejaring Komunikasi Inovasi Indonesia dalam paparannya menyatakan bahwasanya Perhumani memberi ruang baru, ada area kehumasan yang belum tersentuh dan itu dapat disentuh oleh Perhumani dan kehadirannya memberikan warna baru sebagai fungsi humas perguruan tinggi. Dengan Perhumani ini tentu memberikan penguatan tridarma sehingga memberikan angin segar terutama perguruan tinggi swasta untuk terus berkembang. Saat ini digital tidak bisa diacuhkan, karena saat ini kita berhadapan dengan satu area yang mengharuskan ada teknologi di dalamnya bahkan setiap orang memiliki handphone dan setiap hari menggunakan handphone. Kondisi saat ini dikarenakan dampak dari Revolusi Industri 4.0 di Indonesia sendiri akan ada 23 Juta pekerjaan yang akan digantikan dengan automation hingga 2030 akan tetapi 27-46 juta pekerjaan baru dapat lahir dan 10 juta diantaranya belum pernah ada. Dengan begitu selalu dituntut untuk selalu menyiapkan skill dan kompetensi baru. Dalam industri 4.0 ini, Indonesia tangguh dalam kualitas start up dan pasar digital RI terbesar di Asia Tenggara namun Indonesia memiliki masalah besar yaitu Indonesia termasuk ke dalam kategori negara dengan inovasi yang lemah, saat ini Indonesia menempati peringkat ketujuh di Asia Tenggara dan peringkat 85 dari 113 negara dalam Global Innovation Index 2020 dan itu belum pernah berubah sejak 2018.

“Maka dari itu peran riset dan inovasi begitu penting dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi termasuk bagaimana mengkomunikasikan, mengembangkan dan membumikan berbagai potensi inovasi masyarakat tersebut yang ujungnya merupakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Kedepannya, banyak sekali inovasi di masyarakat yang perlu digali, dikembangkan dan digaungkan, sehingga menjadi pemantik untuk memunculkan inovasi-inovasi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Melalui tridarma perguruan tinggi, kampus sejatinya dapat menjadi hub atau connector kebangkitan inovasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat,” ungkapnya

Pada kesempatan yang sama, Yosef selaku Diretur PT Sinergi Mitra Universal dalam pemaparan materi mengenai Digitalisasi Ecosystem Kampus menyatakan bahwasanya perkembangan teknologi informasi luar biasa pesat. Dunia menjadi serba digital. Pada saat ini ada pada Industri 4.0 termasuk di dunia pendidikan, agar mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dan mampu bersaing secara global, mau tidak mau harus mengikuti dan mengadopsi teknologi. Ada pun yang ada di PT Sinergi Mitra Universal yaitu Campus Smarts Apps yang merupakan solusi management pengelolaan digitalisasi pada ekosistem kampus melalui sistem terintegrasi dan terkontrol. Dan Campus Smarts Apps ini bukan sekedar aplikasi sistem informasi namun solusi langkah awal transformasi perguruan tinggi menuju kampus digital 4.0.

Benefit bagi kampus dalam penggunaan Campus Smart Apps yaitu tidak ada biaya investasi yang dikeluarkan oleh kampus, branding kampus modern atau kampus digital 4.0, manajemen pembayaran kampus dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, akuntabel dan transparan. Benefit lainnya yaitu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kampus, meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa dan orang tua serta mendapatkan pendapatan lain di luar pendapatan admisi kampus,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta.