[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Kreativitas dan Jiwa Agripreneur Santri melalui Penerapan Teknologi Hidroponik, Dosen FAPERTA UNIDA berikan Pelatihan di Ponpes Al-Hirziyyah Sukabumi

Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Djuanda (UNIDA) adakan pelatihan Budidaya Dan Pemasaran Sayuran Hidroponik untuk Santri pada Minggu (14/08/2022) di Pondok Pesantren Al-Hirziyyah Sukabumi. Hadir sebagai narasumber Dr. Arifah Rahayu, M.Si,  Dr. M. Zainal Fanani, Nani Yulianti, SP., M.Si, Yuliawati, SP., M.Si,  dan Syaima Lailatul, SP., M.Si kegiatan ini diadakan dalam rangka peningkatan kreativitas dan jiwa agripreneur Santri melalui penerapan teknologi hidroponik.

Pesantren merupakan tempat menuntut ilmu keagamaan yang banyak melahirkan generasi yang langsung terjun dimasyarakat. Tuntutan zaman sekarang mengharuskan santri memiliki keahlian tambahan agar dapat bertahan dalam menyampaikan ilmu-ilmu keagaamaan yang didapat pada pondok pesantren.

Pondok pesantren Al-hirjiyyah disampaikan oleh pimpinan ponpes Ustad Yadi Nurawalludin, S.H diharapkan dapat membina santri dari segi ruhiyah dengan ilmu-ilmu keagamaan dan dari segi rupiah yaitu dengan melatih santri agar dapat melakukan wirausaha. Namun untuk pembinaan wirausaha masih belum dilakukan karena keterbatasan jumlah dan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) serta fasilitas pendukung yang dimiliki pondok pesantren. Sistem pembelajaran di pondok pesantren yang cukup padat serta terbatasnya lahan pekarangan pondok pesantren menjadi pertimbangan untuk menerapkan budidaya tanaman dengan teknologi hidroponik sebagi upaya dalam meningkatkan kreativitas dan jiwa agripreneur santri.

Alhmdulilllah, terimakasih kepada para dosen Fakultas Pertanian Universias Djuanda yang sudah memilih ponpes al-hirjiyyah sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Camat Cimanggu  Yuki Ramdan Priana, S.STP, MAP dan Kepala Desa Cimanggu Anton Muharrom, S.IP turut mengapresiasi atas kegiatan pelatihan diharapkan teknologi hidroponik yang diterapkan di ponpes al-hirjiyyah bisa berkembang dan ditiru oleh ponpes lainnya di desa cimanggu.

Kaprodi Agroteknologi Yuliawati, SP., M.Si menyampaikan, Dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan di ponpes alhirjiyyah, selain berbagi ilmu dari para dosen, akan menitipkan 5 mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan MBKM yang direkognisi  ke Kuliah Kerja Nyata (KKN) di ponpes al-hirjiyyah selama 45 hari.

Pada sesi penyampaian materi, para narasumber menyampaikan pengenalan media tanam, penyakit tanaman hidroponik, sampai ke pemasaran produk hasil budidaya tanaman hidroponik. Para santri diajarkan cara membuat nutrisi siap pakai untuk tanaman, kemudian dilakukan pindah tanam bibit ke instalasi hidroponik.

Sistem hidroponik yang diterapkan. Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah dan dapat dilakukan pada lahan sempit dengan pemeliharaan yang relatif mudah sehingga cocok dilakukan oleh santri yang memiliki waktu yang terbatas untuk memelihara tanaman. Keunggulan tanaman hidroponik ini diantaranya adalah tanaman lebih bersih, lebih segar dan pertumbuhannya seragam.

Rencana kedepan pemasaran sayuran hidroponik di pesantren al-hirziyyah dapat dimulai kepada masyarakat di lingkungan pesantren dan keberlanjutan pemasarannya dilakukan melalui digital marketing melalui berbagai media sosial.