Tingkatkan Kualitas Artikel UNIDA, Dosen UNIDA diberikan Pelatihan oleh Top Scientist Dunia
Dalam
rangka meningkatkan kualitas artikel Universitas Djuanda (UNIDA) Chancellor
UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H mengundang khusus Dr. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng.
selaku narasumber untuk memberikan pelatihan kepada Dosen pada (9/11/2022) di
Ruang Senat Gedung A. Kegiatan ini
bersifat wajib dan para peserta diwajibkan membawa laptop dan menyiapkan artikel
ilmiah untuk di review oleh narasumber, adapun kegiatan pelatihan penulisan
artikel jurnal bereputasi dan pemrograman bibiliometrik ini dibagi kedalam 2
sesi yakni sesi Unida Reborn dan Dosen secara umum.
Dr.
H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya
menulis ini yang akan didorong oleh
3 hal,
“Pertama
berhubungan dengan dosen yang sedang sekolah S3, serta UNIDA reborn sebagai mesin artikelnya UNIDA
paling tidak 60 tulisan selama 1 tahun, sehingga target tahun 2023 kita dapat menghasilkan 150
tulisan
yang terpublish secara nasional,
internasional dan scopus, kedua bagi mereka yang mau naik pangkat, ketiga yang
dikerjakan oleh Dr. Asep adalah jangka pendek dan menengah sedangkan yang dikerjakan oleh Badan
Pengembangan Keilmuan bersifat jangka panjang menuju world class university,” jelas Chancellor UNIDA.
Sebagai
informasi Dr. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng merupakan salah satu Top Scientist Dunia dan masuk daftar dua
persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia. Menurut penilaian Dr. Asep Bayu Dani Nandiyanto,
S.T., M.Eng, dari 244 dosen baru menghasilkan tulisan 10% sehingga semakin
sedikit yang menulis.
“Secara
quantity ditargetkan semua memiliki
Scopus maka dari itu yang sedang kuliah S3 kita sama-sama review dan bedah
jurnalnya. Jika ingin dapat Scopus harus diubah menjadi science, sehingga
minggu depan dipaketkan dengan yang UNIDA reborn,
selain itu sebagai syarat pengajuan guru besar saran saya tulis paper sebanyak-banyaknya, siapkan 5
artikel yang mencakup sintanya harus ada, jurnal yang tidak ada Sinta, serta
jurnal pada special issue,” pungkasnya.