[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Partisipasi Dosen dan Mahasiswa dalam Program MBKM, DIKJAR UNIDA Adakan Sosialisasi

Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Dikjar) Universitas Djuanda (UNIDA) adakan Sosialisasi Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4, Kampus Mengajar Angkatan 7, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Angkatan 6 Tahun 2024 yang digelar secara daring dengan menggunakan platform Zoom Meetings Cloud dan live di Youtube channel UNIDA TV pada Jumat, 3 November 2023.

Kegiatan sosialisasi tersebut diisi Tim dari Biro Dikjar UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd, Resti Yektyastuti, M.Pd, Irwan Efendi, S.H., M.Pd dan dihadiri oleh Pimpinan UNIDA serta diikuti oleh dosen dan juga mahasiswa UNIDA.   

Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam sambutannya mewakili Rektor dan Wakil Rektor I UNIDA menyatakan bahwa terkait dengan sosialisasi 3 program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan kolaborasi UNIDA dalam kegiatan 3 program yang disosialisasikan. Diharapkan juga baik universitas dan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan diniatkan beribadah kepada Allah sehingga apa yang dihasilkan dapat menjadi rahmatan lil alamin dan juga bermanfaat untuk individu, instansi dan juga bermanfaat untuk negeri.

“Dengan kegiatan ini, mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan yang berbasis pengalaman sehingga dan ini juga merupakan sebuah proses pembelajaran yang padat sesuai dengan isi dari hymne UNIDA. Ikut serta dalam 3 program ini juga menjadikan mahasiswa melaksanakan knowladge sharing, bagaimana kita dapat belajar dari masyarakat atau industri begitupun sebaliknya yang dimana masyarakat atau industri dapat kebermanfaatan dari ilmu mahasiswa. Semoga dalam kegiatan 3 program ini, mahasiswa senantiasa mengimplementasikan 21 Nilai Karakter Tauhid,” ujarnya.

Kepala Biro Dikjar UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd dalam pemaparan materinya mengenai Program Kampus Mengajar menyatakan bahwa pelaksanaan MBKM saat ini menjadi sesuatu yang baru karena awalnya MBKM selalu dilakukan di semester ganjil, akan tetapi saat ini dilaksanakan di dua semester yaitu semester ganjil dan semester genap. Kampus Mengajar sendiri merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Luaran dari program Kampus Mengajar ini yaitu pengembangan potensi diri dan kompetensi mahasiswa sesuai minat, bakat dan mengasah soft skill, peningkatan variasi dan metode pembelajaran literasi serta numerisasi siswa dan luaran ketiga yaitu peningkatan keterampilan dan penguatan karakter siswa.

“Program Kampus Mengajar ini memberikan kebermanfaatan yang sangat baik, manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa, bagi sekolah dan juga bagi Perguruan Tinggi dan dosen. Manfaat bagi mahasiswa yaitu mahasiswa menjadi agen perubahan bagi pendidikan di Indonesia, hardskill dan softskill meningkat, rekognisi hingga 20 SKS serta insentif pendanaan berupa bantuan biaya hidup. Manfaat bagi sekolah tujuan yaitu variasi strategi pembelajaran literasi dan numerisasi, variasi pengembangan program sekolah dan peningkatan adaptasi teknologi. Ketiga, manfaat untuk Perguruan Tinggi dan dosen yaitu mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, berkontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia, wadah kolaborasi di bidang pendidikan serta ruang pengabdian,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai MSIB oleh Resti Yektyastuti, M.Pd dan pemaparan mengenai PMM oleh Irwan Efendi, S.H., M.Pd.