Tingkatkan Partisipasi Dosen dan Mahasiswa dalam Program MBKM, DIKJAR UNIDA Adakan Sosialisasi
Biro Pendidikan dan
Pembelajaran (Dikjar) Universitas Djuanda (UNIDA) adakan Sosialisasi
Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 4, Kampus
Mengajar Angkatan 7, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
Angkatan 6 Tahun 2024 yang digelar secara daring dengan menggunakan platform
Zoom Meetings Cloud dan live di Youtube channel UNIDA TV pada Jumat,
3 November 2023.
Kegiatan sosialisasi tersebut diisi Tim dari Biro
Dikjar UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd, Resti Yektyastuti, M.Pd, Irwan Efendi,
S.H., M.Pd dan dihadiri oleh Pimpinan UNIDA serta diikuti oleh dosen dan juga
mahasiswa UNIDA.
Wakil Rektor III
UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam sambutannya mewakili Rektor dan
Wakil Rektor I UNIDA menyatakan bahwa terkait dengan sosialisasi 3 program ini diharapkan dapat meningkatkan
partisipasi dan kolaborasi UNIDA dalam kegiatan 3 program yang
disosialisasikan. Diharapkan juga baik universitas dan mahasiswa dalam pelaksanaan
kegiatan diniatkan beribadah kepada Allah sehingga apa yang dihasilkan dapat
menjadi rahmatan lil alamin dan juga bermanfaat untuk individu, instansi dan
juga bermanfaat untuk negeri.
“Dengan kegiatan ini, mahasiswa dapat melaksanakan
kegiatan yang berbasis pengalaman sehingga dan ini juga merupakan sebuah proses
pembelajaran yang padat sesuai dengan isi dari hymne UNIDA. Ikut serta dalam 3
program ini juga menjadikan mahasiswa melaksanakan knowladge sharing, bagaimana
kita dapat belajar dari masyarakat atau industri begitupun sebaliknya yang
dimana masyarakat atau industri dapat kebermanfaatan dari ilmu mahasiswa.
Semoga dalam kegiatan 3 program ini, mahasiswa senantiasa mengimplementasikan
21 Nilai Karakter Tauhid,” ujarnya.
Kepala Biro Dikjar
UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd dalam pemaparan materinya mengenai Program Kampus Mengajar menyatakan
bahwa pelaksanaan MBKM saat ini menjadi sesuatu yang baru karena awalnya MBKM
selalu dilakukan di semester ganjil, akan tetapi saat ini dilaksanakan di dua
semester yaitu semester ganjil dan semester genap. Kampus Mengajar sendiri merupakan
kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di
luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan
permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam
pembelajaran, pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif,
inovatif dan menyenangkan. Luaran dari program Kampus Mengajar ini yaitu pengembangan
potensi diri dan kompetensi mahasiswa sesuai minat, bakat dan mengasah soft
skill, peningkatan variasi dan metode pembelajaran literasi serta numerisasi
siswa dan luaran ketiga yaitu peningkatan keterampilan dan penguatan karakter
siswa.
“Program Kampus Mengajar ini memberikan
kebermanfaatan yang sangat baik, manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa,
bagi sekolah dan juga bagi Perguruan Tinggi dan dosen. Manfaat bagi mahasiswa
yaitu mahasiswa menjadi agen perubahan bagi pendidikan di Indonesia, hardskill
dan softskill meningkat, rekognisi hingga 20 SKS serta insentif pendanaan
berupa bantuan biaya hidup. Manfaat bagi sekolah tujuan yaitu variasi strategi
pembelajaran literasi dan numerisasi, variasi pengembangan program sekolah dan
peningkatan adaptasi teknologi. Ketiga, manfaat untuk Perguruan Tinggi dan
dosen yaitu mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, berkontribusi nyata bagi
pendidikan di Indonesia, wadah kolaborasi di bidang pendidikan serta ruang
pengabdian,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai
MSIB oleh Resti Yektyastuti, M.Pd dan pemaparan mengenai PMM oleh Irwan Efendi,
S.H., M.Pd.