Tingkatkan Pemahaman Bagaimana Menjadi Guru Hebat dalam Pengelolaan Kelas, Mahasiswa KKN Tematik FAIPG Lakukan Sosialisasi di Desa Sukakarya
Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan
Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam
kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Sukakarya selenggarakan
Sosialisasi Implementasi Pengelolaan Kelas Melalui Metode dan Media Pembelajaran
Kreatif yang bertajuk Sosialisasi Guru Hebat yang diselenggarakan secara luring
di Mi Amaliyah Dusun Cijulang, Desa Sukakarya Kecamatan Megamendung pada Rabu,
9 Agustus 2023.
Kegiatan tersebut diisi oleh Alumni FAIPG
UNIDA, Imam Kurniawan, S.Pd dan dihadiri oleh tim KKN FAIPG UNIDA Desa
Sukakarya serta diikuti oleh para guru MI Amaliyah. Kegiatan sosialisasi
tersebut dilaksanakan dalam upaya melatiha para guru menciptakan suasana
pembelajaran yang efektif dan tentunya harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan
siswanya terutama dalam penggunaan media pembelajaran dan juga memilih metode
pembelajaran yang tepat untuk siswa.
Ketua Pelaksana, Erika Chunja Nurannisa
dalam sambutannya menyatakan bahwasanya sosialisasi guru hebat bertujuan untuk
mengedukasi dan membantu para peserta sosialisasi atau para dewan guru dalam
memahami, mengadopsi, dan menerapkan metode dan media pembelajaran kreatif
dalam lingkungan pembelajaran mereka. Target dari pelaksanaan kegiatan untuk
mengedukasi guru tentang konsep dan manfaat penggunaan metode dan media
pembelajaran kreatif dalam kelas, serta memberikan keterampilan dan strategi
untuk mengimplementasikannya dengan baik.
“Target untuk siswa sendiri yaitu agar
siswa dapat meningkatkan partisipasi siswa dan motivasi siswa dalam
pembelajaran dengan menyajikan materi pelajaran secara lebih menarik dan
interaktif. Semoga sosialisasi ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat
menghasilkan hal yang bermanfaat dan sesuai dengan tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Kurniawan, S.Pd selaku
narasumber dalam paparan meterinya menyatakan bahwa Pengelolaan kelas adalah
keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal
dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Dengan
kata lain, kegiatan-kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang
optimal bagi terjadinya poroses belajar mengajar.
“Dalam menciptakan suasana pembelajaran
yang efektif guru harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan siswanya terutama
dalam penggunaan media pembelajaran dan juga memilih metode pembelajaran yang
tepat untuk siswa. Namun pada kenyataannya banyak sekali guru yang tidak mampu
memilih serta menggunakan media dan metode pembelajaran yang tepat. Hal ini
mengakibatkan siswa mudah mengalami kebosanan dan tidak semangat dalam
mengikuti kegiatan pembelajaran karena kurangnya kekreatifan guru dalam
mengelola kelas dengan baik. Pada materi ini tentu para guru akan banyak
memahami bagaimana menjadi guru yang hebat bagi para siswanya,”